SUARA SEMARANG - Fisik pemain Timnas Indonesia dalam final SEA Games 2023 melawan Thailand beberapa lalu benar-benar diuji.
Pasalnya, laga final Indonesia melawan Tim Gajah Putih berjalan tidak hanya 90 menit.
Saat waktu normal, pertandingan berakhir dengan skor 2-2 sehingga laga harus ditambah dengan dua kali 15 menit.
Para pemain yang turun sejak awal laga, seperti Marselino Ferdinan dan Fajar Fathur Rahman bisa bermain hingga akhir.
Di sisi lain, fisik para pemain Timnas Thailand terkuras habis. Bahkan ada satu pemain yang tumbang saat babak tambahan kedua berjalan.
Salah satu sosok yang berperan menggembleng fisik para pemain Timnas Indonesia adalah Alex Aldha Yudi.
Untuk tim-tim Indonesia yang tertarik menggunakan jasa Alex Aldha Yudi, harus gigit jari.
Sejak musim lalu, Alex Aldha Yudi dikontrak oleh PSIS Semarang hingga 2025 mendatang.
Bahkan, pada musim depan Alex Aldha Yudi diberi amanah lebih yakni kepala kebugaran tim PSIS Semarang.
Baca Juga: Angin Puting Beliung Amuk Belasan Rumah di Karimun Dini Hari
Adapun tugas pelatih berlisensi A ini akan membawahi fisik, fisioterapi, ahli gizi dan dokter tim.
“Coach Alex kami perpanjang kontraknya hingga tahun 2025. PSIS menganggap coach Alex berhasil menjalankan tugasnya dengan baik di musim lalu. Fisik para pemain meningkat setelah coach Alex datang,” kata CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi pada Jumat (19/5/2023).
“Namun di musim depan coach Alex bertambah. Tak hanya sebagai pelatih fisik, coach Alex akan menjadi kepala kebugaran tim yang membawahi dokter, fisioterapis hingga ahli gizi,” sambung Yoyok Sukawi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Gunakan Chipset Unisoc T8300, Berapa Skor AnTuTu Redmi R70 5G?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc
-
4 Inspirasi Model Rambut ala Aktor Wang Anyu, untuk Tampilan yang Maskulin!
-
Indonesia Penghasil Gas, Kenapa Masih Butuh Impor LPG? Ternyata Begini Penjabarannya
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Hyundai Pinjamkan Mobil Listrik Gratis saat Mobil Dalam Perbaikan di Bengkel Resmi
-
Saksi Sebut Bayar Makan-Hotel Abdul Wahid di London Rp36 Juta, Belum Diganti