SUARA SEMARANG - Kiper senior Thailand, Kawin Thamsatchanan meminta maaf atas kerusuhan yang terjadi dalam laga final SEA Games melawan Indonesia.
Kawin Thamsatchanan yang pernah berseragam Timnas Thailand senior merasa bahwa pemain sepak bola harus memiliki kedewasaan dan kontrol emosi.
Dalam instagram pribadinya, Kawin Thamsatchanan mengatakan bahwa dia selaku pemain nasional Thailand turut prihatin dengan kejadian ini.
"Saya selaku pemain sepakbola nasional dan salah satu insan industri sepakbola Thailand ingin memberikan komentar atas kejadian ini. Saya meminta maaf," tulisnya dalam caption.
Menurut Kawin Thamsatchanan, seseorang yang telah terpilih menjadi pemain Timnas seharusnya tidak membawa nama sendiri, melainkan mewakili negaranya dalam berperilaku.
"Mengontrol emosi dan mengekspresikan kedewasaan adalah kualitas dasar yang harus dimiliki oleh para pemain. Karena pemain berlaga atas nama tim nasional Thailand, sehingga mereka adalah kebanggaan dan perwakilan rakyat Thailand yang dinantikan dan dikagumi," katanya.
Dia menambahkan, sikap seorang pemain sepak bola saat berada di lapangan harus bisa memberikan contoh yang baik karena disorot oleh banyak pihak.
Selain itu, sepak bola menurutnya adalah olahraga yang bisa menyatukan banyak pihak.
"Tidak hanya soal menang dan kalah, permainan di lapangan termasuk menjadi contoh yang baik," ungkapnya.
"Sepakbola adalah profesi yang terhormat. Ini adalah karir yang dimimpikan para anak muda dan merupakan media yang digunakan untuk menggerakkan masyarakat. Biarlah hari ini menjadi pelajaran untuk menjadi lebih baik dan tolong jangan biarkan hal seperti itu terjadi lagi," sambung Kawin Thamsatchanan.
Diketahui, kerusuhan terjadi antara ofisial dan para pemain Timnas Indonesia dan Thailand saat laga final.
Para pemain dan ofisial Timnas Thailand merayakan gol penyama kedudukan di detik akhir waktu normal dengan melewati bench Indonesia.
Di awal babak tambahan, Irfan Jauhari membuat Indonesia unggul 3-2 kemudian disusul dengan kerusuhan yang terjadi di bench antara beberapa ofisial dan pemain.
Pertandingan dialnjutkan usai wasit asal Oman yang memimpin laga memberikan kartu merah kepada yang terlibat insiden, termasuk kiper Thailand dan bek Timnas Indonesia, Komang.
Pertandingan akhirnya dimenangkan oleh Indonesia dengan skor akhir 5-2 dan membuat Garuda Muda mendapatkan medali emas dalam SEA Games 2023 di cabang olahraga sepak bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Lebih Transparan, Begini Cara BRI Digitalisasi Transaksi di Lapas
-
Kenyamanan Jadi Prioritas Baru dalam Mobilitas Warga Kota
-
Heboh Transpuan Bogor Dilempar Air Seni, Amnesty Duga Buntut dari Perpres 111/2025
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026