SUARA SEMARANG – Untuk meningkatkan pengalamanan pertandingan, Persija Jakarta dan seluruh peserta Liga 1 2023-2024 berharap adanya inovasi yang akan diterapkan pada pertandingan musim depan.
Dalam merespons permintaan tersebut, PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengambil langkah-langkah awal dengan membentuk departemen VAR untuk memulai proses implementasi VAR sesuai standar FIFA.
Rencananya, VAR akan diterapkan pada putaran kedua Liga 1 pada awal tahun 2024.
Namun, untuk mewujudkan penerapan VAR di setiap stadion, LIB membutuhkan dukungan penuh dari klub-klub peserta Liga 1 2023-2024.
LIB memiliki tiga permintaan kepada klub-klub tersebut, diantaranya adalah:
Pertama, LIB meminta peningkatan kekuatan pencahayaan di stadion menjadi minimal 1200 Lux.
Pencahayaan yang memadai menjadi faktor penting dalam memastikan kualitas rekaman dan analisis VAR yang akurat.
Dengan pencahayaan yang cukup, wasit VAR dapat melihat dengan jelas situasi dan kejadian dalam pertandingan.
Kedua, secara progresif, klub-klub diharapkan memperbaharui teknologi pencahayaan mereka dengan menggunakan lampu jenis LED.
Lampu LED memberikan keuntungan dalam hal efisiensi energi, kecerahan yang lebih baik, dan waktu hidup yang lebih lama dibandingkan dengan lampu tradisional.
Dengan mengadopsi lampu LED, stadion-stadion di Liga 1 dapat meningkatkan kualitas pencahayaan mereka dan mendukung keberhasilan penerapan VAR.
Terakhir, LIB mengusulkan penggunaan LED board dalam implementasi komersial di perimeter stadion.
Penggunaan LED board ini dapat memberikan keuntungan komersial kepada klub-klub, seperti penayangan iklan, pengumuman, dan konten lainnya kepada penonton.
Selain itu, LED board juga dapat digunakan untuk menampilkan informasi terkait VAR, seperti pengumuman penggunaan VAR, hasil pengambilan keputusan, dan replay adegan yang dianalisis oleh VAR.
Implementasi VAR di Liga 1 akan membawa pengalaman pertandingan yang lebih baik bagi pemain, pelatih, dan juga para suporter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius