/
Rabu, 24 Mei 2023 | 12:29 WIB
Ilustrasi pasien hipertensi memilih jenis makanan (Freepik/prostooleh)

SUARA SEMARANG - Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang cukup serius di Indonesia.

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia pada tahun 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia adalah sebesar 34,1% atau lebih dari 1 dari 3 orang di Indonesia menderita hipertensi.

Prevalensi hipertensi di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, yang disebabkan  perubahan gaya hidup yang kurang sehat, seperti pola makan yang tinggi garam, kurang aktivitas fisik, serta kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol.

Dihimpun dari berbagai sumber,  Hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, stroke, kerusakan ginjal, dan masalah kesehatan lainnya.

Hipertensi dapat terjadi pada siapa saja, termasuk orang yang berusia muda dan sehat, sehingga penting untuk memperhatikan tekanan darah dan mengambil tindakan pencegahan sejak dini. 

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan tekanan darah dan melakukan tindakan pencegahan sejak dini.

Seperti dengan mengadopsi pola makan yang sehat, rutin berolahraga, menghindari stres dan merokok, serta memantau tekanan darah secara teratur dan berkonsultasi dengan dokter jika mengalami tekanan darah tinggi.

 Ada berbagai jenis obat yang digunakan dalam pengobatan hipertensi, dan pilihan obat tergantung pada faktor-faktor seperti tingkat keparahan hipertensi, kondisi kesehatan lainnya, dan respons individual pasien terhadap obat. 

Namun hipertensi juga bisa dicegah dengan mengkonsumsi buah – buahan seperti Pisang, Jeruk, buah beri, kiwi, semangka dan delima.

Baca Juga: SMA Pradita Dirgantara Adakan Pesta Cukur Rambut Spektakuler di Solo, Siap Pecahkan Tiga Rekor MURI

Bua – buah ini mengandung sejumlah zat yang bisa menjaga tekanan darah tetap stabil, seperti kalium, citrulline, anthocyanin, vitamin C dan flavonoid.

Load More