SUARA SEMARANG - Pratama Arhan melakukan pengorbanan besar saat bermain di Tokyo Verdy karena harus rela kehilangan uang dari PSIS Semarang dalam jumlah besar.
Tak tanggung-tanggung, Pratama Arhan harus rela kehilangan Rp 700 juta dari manajemen PSIS Semarang saat terbang ke Tokyo Verdy.
Pratama Arhan hanya menerima pendapatan kecil saat meninggalkan PSIS Semarang dan bermain untuk klub Jepang Tokyo Verdy.
Saat bermain untuk PSIS Semarang, Pratama Arhan diketahui mendapatkan bayaran berkisar Rp 1,3 miliar dalam semusim.
Jika dibagi dalam setahun, maka Pratama Arhan menerima duit Rp 108 juta per bulannya atau Rp 27 juta dalam seminggunya.
Dengan bayaran sebesar itu dari PSIS Semarang maka ideal bagi Pratama Arhan yang berasal dari Blora yang tak jauh dari Kota Semarang.
Ternyata Pratama Arhan memilih mengembangkan karir sepakbolanya di Jepang dengan meninggalkan PSIS Semarang 2 tahun lalu dan bergabung Tokyo Verdy.
Padahal, bayaran yang didapatkan Pratama Arhan di Tokyo Verdy jauh lebih kecil, bahkan tak ada setengah dari yang diperoleh di PSIS Semarang.
Di Jepang, Pratama Arhan dilaporkan hanya mendapatkan uang Rp 500-an juta dalam semusim atau hanya Rp 41 juta perbulan atau Rp 10-an juta per pekannya.
Baca Juga: Timnas Tambah 16,43 Poin, Shin Tae Yong Bawa Indonesia Dekati Malaysia di Ranking FIFA Juni 2023
Meski kehilangan uang besar namun Pratama Arhan memiliki keuntungan dengan bermain di Tokyo Verdy, yakni mengembangkan karir sepakbola dan pengalaman yang tak diperoleh setiap pemain.
Dengan bermain bersama Tokyo Verdy, kemampuan dan skil Pratama Arhan begitu terlihat saat bersama rekan-rekannya di Timnas Indonesia.
Perubahan Pratama Arhan terlihat dari cara bermain, lebih tenang dan visi permainan terlihat begitu bagus di atas lapangan.
Maka tak aneh jika Pratama Arhan selalu menjadi pilihan pertama pelatih Timnas Indonesia untuk pos bek kiri.
Di Tokyo Verdy saat ini Pratama Arhan juga belum menjadi pilihan utama, terbukti baru sekali bermain di klub kasta kedua Jepang tersebut.
Padahal saat bermain di PSIS Semarang, Pratama Arhan selalu mendapatkan tempat utama dan hampir pasti bermain di tiap pekan.
Namun usia Pratama Arhan yang juga jebolan akademi PSIS Semarang ini masih sangat muda dan bisa terus mengembangkan karir Tokyo Verdy atau Eropa kedepannya.***
Berita Terkait
-
Hasil Laga Uji Coba Persijap Menang 3-2 atas PSIS, Gilbert Agius: Mereka Bermain Agresif
-
OTW Indonesia, Pratama Arhan dan Asnawi Mangkualam Gabung TC Shin Tae Yong
-
Habis Rp 20 Miliar TC Salamsari, Eks Bos PSIS Semarang Diminta Lanjut Beli Klub
-
Pelatih Tokyo Verdy Disebut Belajar Dari Indra Sjafri, Pratama Arhan Diganjar MOM
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Geger di Haji Nawi! Jasad Bayi Usia Sehari Dibuang di Tong Sampah, Dibungkus Tas Kertas
-
35 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 26 Februari 2026: Ada Pemain 117, Gems, dan Rank Up
-
Plat D Trending, Ini Kronologi Calya Lawan Arus Hampir Lindas Driver Ojol di Jakpus
-
Malam 1 Ramadan Maryam yang Kelam
-
Berhubungan Suami Istri pada Malam Hari di Bulan Ramadhan Apa Hukumnya? Ini Penjelasan Buya Yahya
-
Jefri Nichol Unggah Potret Mesra dengan Zahwa Massaid, Pacaran?
-
Pantas Agrinas Kepincut Impor, Harga Pikap India Ini Lebih Murah dari LCGC
-
Marak Kasus Kekerasan, Aparat Akan Diberi Pelatihan Hak Asasi Manusia Agar Lebih Humanis
-
Anggota DPRD DKI Lukmanul Hakim Sepakat Minimarket Modern Ditutup dan Kopdes Dikuatkan
-
Makeup Natural Butuh Apa Saja? Ini 4 Cushion Tahan Lama untuk Bukber