SUARA SEMARANG - Pemain senior di Tim Nasional (Timnas) Indonesia dinginkan kritik panas yang terlontar oleh bos Borneo FC ke pelatih Shin Tae Yong (STY) usal laga lawan Argentina.
Stefano Lilipaly jawab seperti kritikan Nabil Husein ke STY, Papa Fano panggilan Lilipaly menyebut tak masalah mengenai sikap STY yang tak menurunkannya dalam dua laga FIFA Matchday lawan Palestina dan Argentina.
Bos Borneo FC memang melancarkan kritik ke STY yang tetap mencadangkan beberapa pemain termasuk Stefano Lilipaly.
"Ujicoba itu ya untuk mencoba. Lalu kenapa gak dicoba @shintaeyong7777 ? Tentu semua pemain ingin punya harapan bisa bermain terutama lawan Argentina. Bahkan hanya satu menit pun tidak kau berikan. Tolong para asisten coach juga bersuara bukan pada dian aja manut @shintaeyong7777," tulis Nabil Husein pada kolom komentar akun Instagram @pengamatsepakbola Selasa 20 Juni 2023.
Adapun Stefano Lilipaly menyatakan tak masalah bila dirinya sama sekali tak dapat menit bermain.
"Bermain atau tidak... selalu bangga membela Garuda di dadaku. Terimakasih atas dukungannya selama dua pertandingan FMD. Luar biasa," tulis Stefano Lilipaly dalan unggahan di akun Instagram @stefanolilipaly Rabu 21 Juni 2023.
Sementara itu asisten pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto memberi jawaban gamblang kepada kritik Nabil Husein tersebut.
Berikut jawaban Nova Arianto:
"Selamat malam pak Bos sebelumnya, kami minta maaf ada pemain yang tidak bisa tampil di dua pertandingan FMD kali ini.
Baca Juga: Garnacho Ketahuan Nge-DM Asnawi, Permintaan Khusus usai Ditekel Terungkap
Perlu diketahui kita memanggil 26 pemain dan hanya bisa 11 pemain dan 6 pergantian. Head coach juga sudah menyampaikan permintaan maaf pada pemain yang tidak mendapatkan kesempatan bermain di FMD kali ini.
Pasti ada yang kecewa dengan keputusan tersebut tapi keputusan memaibkan pemain bukan karena suka atau tidak suka tapi lebih karena kebutuhan tim dan taktik yang digunakan saat menghadapi Palestina dan Argentina.
Semoga bisa dimengerti dan tim ini sebagai persiapan AFC Asian Cup bulan Januari 2024.
Dan kami terus memantau pemain pemain terbaik yang pantas dan pastinya bisa bermain dengan filosofi Head Coach.
Semoga pemain tidak lepas mental dan terus bekerja keras di kompetisi yang akan berjalan.
Demikian penjelasan saya pak bos, semoga semua keputusan head coach bisa dihormati dan dipahami dengan baik,".***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement