/
Rabu, 21 Juni 2023 | 14:00 WIB
Stefano Lilipaly tak masalah atas sikap STY yang tak menurunkannya dalam dua laga FIFA Matchday lawan Palestina dan Argentina (Instagram Stefano Lilipaly)

SUARA SEMARANG - Pemain senior di Tim Nasional (Timnas) Indonesia dinginkan kritik panas yang terlontar oleh bos Borneo FC ke pelatih Shin Tae Yong (STY) usal laga lawan Argentina.

Stefano Lilipaly jawab seperti kritikan Nabil Husein ke STY, Papa Fano panggilan Lilipaly menyebut tak masalah mengenai sikap STY yang tak menurunkannya dalam dua laga FIFA Matchday lawan Palestina dan Argentina.

Bos Borneo FC memang melancarkan kritik ke STY yang tetap mencadangkan beberapa pemain termasuk Stefano Lilipaly.

"Ujicoba itu ya untuk mencoba. Lalu kenapa gak dicoba @shintaeyong7777 ? Tentu semua pemain ingin punya harapan bisa bermain terutama lawan Argentina. Bahkan hanya satu menit pun tidak kau berikan. Tolong para asisten coach juga bersuara bukan pada dian aja manut @shintaeyong7777," tulis Nabil Husein pada kolom komentar akun Instagram @pengamatsepakbola Selasa 20 Juni 2023.

Adapun Stefano Lilipaly menyatakan tak masalah bila dirinya sama sekali tak dapat menit bermain.

"Bermain atau tidak... selalu bangga membela Garuda di dadaku. Terimakasih atas dukungannya selama dua pertandingan FMD. Luar biasa," tulis Stefano Lilipaly dalan unggahan di akun Instagram @stefanolilipaly Rabu 21 Juni 2023.

Sementara itu asisten pelatih Timnas Indonesia Nova Arianto memberi jawaban gamblang kepada kritik Nabil Husein tersebut.

Berikut jawaban Nova Arianto:

"Selamat malam pak Bos sebelumnya, kami minta maaf ada pemain yang tidak bisa tampil di dua pertandingan  FMD kali ini. 

Baca Juga: Garnacho Ketahuan Nge-DM Asnawi, Permintaan Khusus usai Ditekel Terungkap

Perlu diketahui kita memanggil 26 pemain dan hanya bisa 11 pemain dan 6 pergantian. Head coach juga sudah menyampaikan permintaan maaf pada pemain yang tidak mendapatkan kesempatan bermain di FMD kali ini.

Pasti ada yang kecewa dengan keputusan tersebut tapi keputusan memaibkan pemain bukan karena suka atau tidak suka tapi lebih karena kebutuhan tim dan taktik yang digunakan saat menghadapi Palestina dan Argentina.

Semoga bisa dimengerti dan tim ini sebagai persiapan AFC Asian Cup bulan Januari 2024. 
Dan kami terus memantau pemain pemain terbaik yang pantas dan pastinya bisa bermain dengan filosofi Head Coach.

Semoga pemain tidak lepas mental dan terus bekerja keras di kompetisi yang akan berjalan.
Demikian penjelasan saya pak bos, semoga semua keputusan head coach bisa dihormati dan dipahami dengan baik,".***

Load More