SUARA SEMARANG - HAKA Hotel Semarang kini berubah nama menjadi UP-PEAK Hotel Simpang Lima Semarang terhitung Senin (26/6/2023).
UP-PEAK Hotel Simpang Lima Semarang sendiri saat ini dikelola langsung oleh PT HK Realtindo sebagai anak perusahaan dari Hutama Karya (Persero), yang mana sebelumnya dikelola oleh pihak swasta selama beberapa tahun.
General Manager UP-PEAK Hotel Simpang Lima Semarang, Lia Retno S Hardini mengatakan, dengan brand baru ini, pihak hotel juga memperluas pasar mereka.
"Awalnya memang kami terkesan sebagai hotel BUMN yang kaku untuk bisnis saja. Dengan konsep dan brand baru ini, kami juga menyasar anak muda," ungkapnya.
Desain bangunan UP-PEAK Hotel Simpang Lima Semarang saat ini disesuaikan dengan tampilan kekinian dengan warna earth tone. Hal ini berbeda dengan warna HAKA Hotel sebelumnya yang dominan dengan warna merah.
Selain itu, kamar juga di-upgrade menyesuaikan dengan warna bangunan.
"Yang paling terlihat perbedaannya adalah kamar Executive dengan penambahan bench, lampu meja dan penambahan bantal guling di setiap kamarnya," bebernya.
Inovasi yang ditonjolkan lainnya adalah dibukanya restoran untuk umum.
Tamu dari luar dan anak muda diperbolehkan untuk nongkrong di restoran yang diberi nama UP-PETITE Resto and Coffee.
Disediakan colokan, internet dan berbagai menu yang lebih up to date dan mengakomodir minat tamu saat ini.
Di antara deretan menu, ada yang menjadi andalan UP-PEAK Hotel Simpang Lima Semarang, yaitu Mangut Ikan Pari yang merupakan masakan yang identik dengan Semarang.
"Restoran kami tidak hanya untuk tamu hotel yang menginap. Tamu dari luar yang ingin sarapan saja juga boleh. Misalkan dari bersepeda atau CFD, bisa memesan sarapan di sini," ungkapnya.
UP-PEAK Hotel Simpang Lima Semarang menawarkan berbagai jenis kamar untuk memenuhi kebutuhan tamunya, mulai dari kamar Superior yang nyaman hingga kamar Deluxe dan Executive yang lebih mewah.
Kamar Superior dibanderol dengan harga publish mulai dari Rp660.000, Rp700.000 untuk tipe kamar Deluxe dan Rp900.000 untuk tipe kamar Executive.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Saat Stabilitas Negara Dibayar oleh Dapur Rumah Tangga
-
Piala Dunia 2026 dan Tantangan Menjaga Tempat Nobar agar Tetap Bersih
-
Jeritan Parau Emak-emak di Hadapan Pasukan Brimob Bundaran HI
-
Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
-
Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!
-
Arkadia Digital Media Catat Kenaikan Laba Bersih 45,1 Persen pada 2025