Kemelut lantas terjadi di depan gawang Tokyo FC, namun tak jadi berbuah gol.
Pratama Arhan tampak tertangkap kamera punya reaksi yang mungkin agak kecewa.
Lemparan jauh kedua terjadi pada babak perpanjangan waktu yakni menit ke 93, namun kemelut di depan gawang dianggap pelanggaran oleh wasit karena terjatuhnya kiper lawan.
Gagal Menang
Pratama Arhan gagal membawa timnya pada jalur kemenangan, laga Tokyo Verdy Vs Tokyo FC berjalan seru antara dua tim rival sekota tersebut.
Setelah assist Pratama Arhan yang gagal jadi gol. lima menit berselang Tokyo Verdy harus mengakui keunggulan Tokyo FC terlebih dahulu oleh gol Koki Tsukagawa menit ke 20.
Skor 1-0 tak berubah hingga babak pertama usai, Tokyo Verdy masih buntu.
Dalam jalannya babak kedua, akhirnya Tokyo Verdy berhasil menyamakan kedudukan melalui pemain pengganti Ryosuke Shirai pada menit ke 70.
Skor 1-1 berlangsung hingga jalannya laga 90 menit.
Baca Juga: Pratama Arhan 'The Spesialis One' Piala Kaisar, Main Hampir 2 Jam, dan Dua Assist Berbahaya
Babak perpanjangan waktu dilakukan untuk Tokyo Verdy Vs Tokyo FC.
Pratama Arhan masih bermain hingga babak perpanjangan waktu.
Pertandingan harus dilanjutkan melalui skema adu penalti.
Sayang Tokyo Verdy gagal petik kemenangan usai dikalahkan melalui skema adu penalti.
Skor 9-8 untuk kemanangan Tokyo FV Vs Tokyo Verdy dalam skema adu penalti tersebut.
Seperti diketahui Pratama Arhan memang lebih dipercaya klub untuk menjadi starter ketika Tokyo Verdy berlaga di Piala Kaisar.
Pratama Arhan memang tak terlalu dipercaya saat laga di J2 League.
Pratama Arhan laiknya 'The Specialis One' karena lebih sering untuk tanding Piala Kaisar.
Itulah catatan hasil pertandingan Tokyo Verdy Vs Tokyo FC, di mana bintang Timnas Indonesia Pratama Arhan bermain dari sejak menit awal hingga babak perpanjangan waktu.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?