SUARA SEMARANG - Gajah-gajah di Taman Safari Indonesia Bogor itu telah berperan menyadarkan manusia supaya bersama mau menjaga keseimbangan alam dalam berkehidupan.
Bagaimana tidak, Gajah-Gajah itu bisa memberi gambaran manusia untuk mengelola kotoran/sampah yang kerap tersisih, sehingga menjadi benda bernilai jual seperti kertas daur ulang.
Ya, dari kotoran Gajah di Taman Safari Indonesia kemudian diolah menjadi benda-benda yang sangat berguna yakni kertas, jangan bayangkan baunya.
Satu dekade sudah, sejak 2012 kotoran makhluk purba itu berkontribusi mengurangi penggunaan kertas dari pohon oleh manusia.
Jumlah kotoran Gajah yang dihasilkan cukup banyak di Taman Safari Indonesia dan mampu diolah kembali menjadi bahan kertas dan menghasilkan produk bernilai jual yakni buku, amplop, kartu ucapan, notes, dan lain-lain.
Menggunakan nama Safari Poo Paper, kertas daur ulang berbahan kotoran Gajah terus diproduksi hingga kini bahkan juga diikuti dengan kotoran Panda.
Mulanya ide pengolahan kotoran Gajah menjadi kertas muncul secara tidak sengaja oleh salah satu pegawai saat itu.
Melansir laman Taman Safari, Kepala Bagian Pertamanan dan Kebersihan Taman Safari Bogor Mukdor Khasani, menjelaskan bila proses pencernaan gajah tidak sempurna, sehingga kotorannya bisa digunakan untuk kertas daur ulang.
"Lihat bagaimana cara gajah makan. Mereka mengunyah rumput sebentar lalu masuk ke lambung. Di lambung pun tak butuh waktu lama, langsung keluar menjadi kotoran yang berserat-serat. Oleh karena itulah, proses pencernaan gajah disebut tidak sempurna. Pada dasarnya semua kotoran satwa herbivora bisa diubah menjadi kertas daur ulang,” kata Mukdor.
Potensi produksi kertas dari kotoran gajah cukup besar, 1 ekor gajah bisa menghasilkan kotoran sebanyak 20 kg. Apalagi kualitas kotoran Gajah juga bagus untuk menjadi kertas.
Setidaknya Taman Safari Bogor punya 51 ekor (pada 2019), dijumlahkan setiap hari ada sekitar 1.000 kg kotoran sapi.
Pada prosesnya, kotoran gajah itu dikumpulkan setiap harinya dan dibawa ke lokasi pengolahan Safari Poo Paper.
Kotoran Gajah harus dicuci dan direbus terlebih dahulu agar bisa menjadi bahan pembuat kertas daur ulang.
Pada kotoran Gajah lalu muncul serat-serat tanaman hasil pencernaan gajah yang tidak terproses sempurna pada lambung Gajah
Serat-serat dari kotoran Gajah itu yang diambil lalu dijemur hingga kering, bila sudah kemudian dicampur dengan kertas-kertas bekas yang tak terpakai dengan komposisi 60% kertas bekas dan 40% serat kotoran gajah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
Terkini
-
Bukan Mobil, Pemudik Motor Mulai Masuk Jogja: Tembus 129 Ribu Sehari!
-
Netanyahu Sudah Tewas? Video Terbaru Memperkuat Penggunaan AI: Ada Keanehan di Isi Kopi
-
Puncak Arus Mudik Dimulai! 2.390 Mobil per Jam 'Serbu' Semarang via Tol Kalikangkung
-
Orang Asing Beli Sirup Marjan di Indonesia, Pengakuannya Viral
-
Murka! Ahmad Luthfi Soal OTT KPK Cilacap: Integritas Itu Perbuatan, Bukan Cuma di Mulut
-
Jadwal Imsak Palembang Hari Ini, 16 Maret 2026: Batas Sahur dan Subuh
-
PTBA Luncurkan Reverse Vending Machine, Sampah Botol Plastik Kini Bisa Ditukar Uang
-
Dedi Mulyadi Cairkan Kompensasi untuk Ribuan Sopir Angkot Jalur Puncak Bogor
-
7 Fakta Kunci Dashrun Bogor: Dari Ajang Adu Kecepatan Hingga Solusi Ampuh Cegah Tawuran
-
Imsak Bandar Lampung 16 Maret 2026 Jam Berapa? Catat Batas Sahur dan Jadwal Salat Hari Ini