SUARA SEMARANG - Kementerian Pertanian mencanangkan program pilot project penanganan dampak El Nino sebanyak 100 ribu hektar sawah di Jawa Tengah.
Kementan juga menunjuk Kota Semarang jadi salah satu daerah untuk pilot project dampak penanganan El Nino terutama sebagai penyangga ketahanan pangan.
Kota Semarang sendiri mendapat jatah luasan pilot project dampak penanganan El Nino dari Kementan seluas 1000 hektar sawah.
"Kota semarang dapat 1000 hektar, kita akan menyiapkan dengan baik untuk kegiatan itu," kata Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita, usai panen padi biosaka di Kelurahan Tambangan Mijen, Kamis 27 Juli 2023.
Mbak Ita menyampaikan, Kota Semarang memiliki luas lahan produktif ada 2000 hektar sawah lestari.
Potensi lahan tersebut sangat bisa menampung pilot project penanganan dampak El Nino oleh Kementan.
Kemudian ditunjang pula ada 30 ribu hektar lahan produktif yang dimiliki oleh Kota Semarang.
"Itu yang idle dan tak hanya ditanam pertanian juga tanaman keras sehingga bisa jadi penyangga pangan," katanya.
Selain jadi pilot project, Kota Semarang juga mendapat bantuan polybag tanaman dan bantuan lainnya.
Baca Juga: Mbak Ita dan Mentan Syahrul Limpo Panen Padi dengan Larutan Biosaka, 1 Hektar Hasilkan 6 Ton Gabah
Bantuan polybag ini selaras dengan program ketahanan dan kedaulatan pangan Kota Semarang.
Di mana telah ditetapkan dalam (anggaran) perubahan, yakni ada 1000 polybag dibagi tiap kelurahan. Polybag tanaman tidak hanya cabai juga bawang merah.
"Polybag ini akan meringankan pemkot dan kita bisa menambah yang tadinya seribu jadi lebih atau mungkin pembiayaan yang lainnya," katanya.
Program tersebut, kata Mbak Ita tidak hanya menjaga ketahanan pangan dan kedaulatan pangang tapi bisa memberikan multiplayer dampak daerah sekitarnya.
"Kami diberi semangat, bahwa menjadi petani itu tidak akan menjadi orang yang tidak punya tapi justru menjadi sejahtera. Karena orang ini masyarakat butuh makan, seperti saat pandemi semua orang berhenti aktifitas tapi petani setiap hari tetap bekerja," katanya.
Mentan Syahrul Yasin Limpo memuji langkah Kota Semarang yang tanggap dengan menyediakan 1000 hektar area sawah sebagai pilot project dampak penanganan El Nino.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang