SUARA SEAMARANG - Santri Dukung Ganjar (SDG) Jawa Tengah terus berupaya memberdayakan masyarakat, khususnya kalangan emak-emak, dengan menggelar pelatihan kreatif membuat hantaran pernikahan dari barang-barang sederhana. Kegiatan ini berlokasi di Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu (30/7).
Gus Mukti Abdul Jabir, Koordinator Wilayah SDG Jateng, mengungkapkan bahwa program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk mengasah kemampuan emak-emak dalam berwirausaha melalui kreasi hantaran. Diharapkan kreasi hantaran tersebut dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi emak-emak, sehingga turut mendukung perekonomian keluarga.
"Kami bekerjasama dengan Majelis Taklim Nurul Hidayah bersama ibu-ibu majelis taklim untuk prakarya dalam berkreativitas dengan mendulang ekonomi untuk dijual untuk kebutuhan masyarakat," ujar Gus Mukti.
Pelatihan ini melibatkan Suherman, seorang ahli di bidang kreasi hantaran, untuk mengajarkan berbagai teknik dan kreativitas dalam pembuatan hantaran. Emak-emak yang berpartisipasi sangat menikmati setiap proses pelatihan ini. Mereka dibagi ke dalam kelompok-kelompok untuk membuat beragam hantaran, seperti mengubah kain jarit menjadi burung merak dan mukena menjadi kubah masjid.
Gus Mukti berpesan kepada para peserta agar terus mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam pembuatan hantaran, sehingga peran perempuan dalam mendukung perekonomian semakin diperkuat.
Elin Parlina (35), Ketua Majelis Taklim, yang juga turut berpartisipasi dalam acara tersebut, mengungkapkan bahwa pelatihan ini sangat menginspirasi emak-emak untuk menjadikan kreasi hantaran nikah sebagai peluang usaha. "Acaranya bermanfaat sekali ya buat kita untuk Majelis Taklim Nurul Hidayah. Ya kedepannya seperti itu biar menjadi usaha bagi anggota dan bagi saya juga," ujarnya.
Selain pelatihan kreatif, SDG Jateng dan jemaah Majelis Taklim Muslimah Nurul Hidayah juga menyelenggarakan doa bersama untuk kelancaran langkah Ganjar Pranowo dalam menghadapi Pilpres periode 2024-2029. SDG Jateng turut memberikan bantuan speaker kepada majelis taklim untuk mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat dan peningkatan ilmu pengetahuan.
Semoga upaya pemberdayaan masyarakat ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat positif bagi para emak-emak serta kemajuan ekonomi Jawa Tengah.
Baca Juga: Mimi Oh My Girl Tolak Tawaran untuk Debut Solo, Ternyata Ini Alasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Mengenal Inesial F Umpan Cantik Pemikat Warga Amerika hingga Gasak Uang Rp41 Miliar
-
Less Waste dari Diri Sendiri, Kenali Prinsip 5R untuk Kurangi Sampah Sehari-hari
-
4 Cara Mudah Mengusir Tikus dari Rumah, Tak Perlu Racun!
-
Klub Calvin Verdonk Tunjuk Anak Carlo Ancelotti sebagai Pelatih Baru
-
Ganja 2,8 Kilogram Nyaris Terbang dari Bandara SI
-
John Herdman Dibuat Geleng-geleng Oleh Marselino Ferdinan
-
Kesakralan Bulan Juni dan Pandangan Sederhana Saya Terkait Kesempurnaan Ide Pancasila
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Norwegia Pamer Kekuatan Jelang Piala Dunia 2026, Hajar Swedia Meski Tanpa Erling Haaland
-
Pidato 1 Juni Presiden Prabowo: Klaim Swasembada di Tengah Harga Mencekik