SUARA SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, membuka acara Silaturahim Kebangsaan Jilid III”. Acara tersebut diinsiasi oleh DPW LDII Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) yang berlangsung di Hotel Santika, Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (29/7).
Di hadapan sekira 200 peserta dan 2.300 peserta lainnya yang mengikuti secara daring, Ganjar Pranowo dalam sambutannya menyatakan pentingnya silaturahim dalam membangun bangsa.
Ia menegaskan para pendiri bangsa, termasuk para tokoh politisi, ulama, dan tokoh masyarakat dari berbagai profesi, menyatukan langkah dalam membangun Indonesia yang sejahtera dan maju.
“Sehingga masyarakat menginginkan Indonesia yang sejahtera, toleransi, saling menghargai, hak asasi dan bonus demografi Indonesia 2045,” ujarnya.
Ganjar menambahkan, toleransi, saling menghargai, dan menghormati hak asasi manusia adalah nilai-nilai dasar yang terus ditekankan dalam rangka mencapai cita-cita bersama.
"Selain itu, bonus demografi pada tahun 2045 menjadi target yang diharapkan dapat tercapai melalui upaya bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tuturnya.
Dalam visi Indonesia Emas 2045, anak-anak Indonesia yang akan menjadi generasi pemimpin di masa mendatang perlu disiapkan dengan baik.
“Persiapan tersebut mencakup dua aspek penting, yaitu pendidikan yang layak dan ruang untuk diskusi serta berdialog,” tuturnya
Selain itu, ruang untuk diskusi dan berdialog juga menjadi hal yang tak kalah penting.
Baca Juga: Cegah Abrasi, Pena Mas Ganjar Adakan Gerakan Penanaman Mangrove di Demak
Melalui dialog dan kolaborasi, generasi muda dapat mengasah kemampuan berpikir kritis, menghargai perbedaan pendapat, dan mencari solusi terbaik dalam menghadapi berbagai masalah yang dihadapi oleh bangsa.
“Ruang untuk berdialog juga menjadi sarana bagi mereka untuk berbagi gagasan, mendengarkan berbagai sudut pandang, dan memahami kompleksitas isu-isu yang dihadapi,” ujarnya.
Sementara itu, menjelang tahun politik, situasi akan hangat. Ganjar memberikan kunci untuk mendinginkan adalah sikap toleransi masyarakat.
“Perbedaan dalam pesta politik adalah ujian yang harus dihadapi. Jika bisa melewati ujian tersebut merupakan penghormatan tertinggi untuk masyarakat,” ujarnya.
Terakhir, mantan Anggota DPR RI ini menyatakan, Indonesia itu memang banyak perbedaan, namun bukan untuk disama-samakan, yang bisa adalah dipersatukan.
“Pelangi itu indah karena karena warnanya banyak dan berbeda-berbeda. Namun kalau hanya satu warna itu tidak menarik,” pungkasnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Jadi "Patrick Otak Besar": Strategi Survival Saat Gaji Habis Ditelan Harga Beras
-
Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi
-
Setelah Hancurkan Patung Yesus Kini Tentara Israel Lecehkan Patung Bunda Maria
-
Inovasi Digital BRI Group Tembus Rekor Baru, Tabungan dan Deposito Emas Tembus 22 Ton
-
Transformasi Ekonomi Rakyat, BRI Bawa Jutaan Pelaku Usaha Ultra Mikro Naik Kelas
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr