Peraih gelar doktor dari Undip ini, menambahkan masakan yang oleh kalangan masyarakat Jawa umumnya disebut sego goreng itu, di dalamnya mencakup beberapa bahan pangan yang diolah menjadi satu.
"Bahan utamanya adalah nasi, kemudian bumbu secukupnya dan minyak goreng," kata Dosen Prodi Gizi ini.
Dari beberapa bahan itu semestinya bisa dilihat kelayakan hidangan untuk disajikan.
Misal dalam pemakaian minyak goreng, idealnya hanya boleh dipakai sekali untuk memasak.
Jangan sampai minyak yang sudah berkali-kali dipakai masih digunakan untuk menggoreng nasi. Lebih dari itu, nasi yang akan digoreng sebaiknya masih baru.
"Nasi seyogyanya bukan dari memasak dalam jangka waktu lama karena adakalanya berisiko sudah basi. Selain itu juga rawan dengan kuman, bakteri dan lain sebagainya yang bisa mengakibatkan munculnya bibit penyakit," imbuh Sufiati.
Sufiati Bintanah bahkan merasa perlu memberikan saran supaya nasi goreng dilengkapi sayur segar atau lalapan.
Bumbu juga harus diperhitungkan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang alamiah.
Kendati untuk sebagian orang, sayur seperti kacang-kacangan, jagung, wortel, selada, tomat, kentang, buncis, brokoli, kol, dan lainnya lebih dipakai pemanis hidangan.
Baca Juga: Mbak Ita: Bukan Like and Dislike Rotasi 349 Jabatan Pejabat Baru Pemkot Semarang
Namun sejatinya dengan adanya sayur mayur akan menambah keseimbangan gizi yang akan bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Sementara itu, Dokter Spesialis Gizi Klinik, dr. Etisa Adi Murbawani, M.Si, SpGK (K) menambahkan sebenarnya dilihat dari komposisinya, nasi goreng itu termasuk makanan tinggi kalori.
"Biasanya pembuatan nasi goreng itu menggunakan banyak minyak/mentega dalam prosesnya. Minyak/mentega merupakan lemak jenuh, yang memiliki efek merugikan bagi kesehatan tubuh," ungkap dr Etisa.
"Namun jika ditambahkan sayur/lalap, hal itu masih lebih baik. Karena sayur tinggi kandungan serat yang dapat membantu mengurangi akibat buruk dari lemak jenuh,'' imbuh perempuan yang juga anggota IDI Cabang Kota Semarang ini.
Selain itu, sebaiknya ditambahkan lauk sebagai sumber protein. Misal telur, ayam, daging, ikan, tapi sebaiknya diolah dengan rendah lemak/tidak digoreng.
"Kalau untuk anak, stunting, boleh diberikan, asal tiap makan, lauknya 2 porsi. Boleh 2 telur atau 1 telur 1 tempe, atau 1 ayam 1 ikan dan lebih baik ditambah sayuran," katanya.
Demikian penjelasan tentang nasi goreng Mbak Ita yang viral diperbincangkan di media sosial. Ternyata punya banyak manfaat terutama gizi tinggi.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
iPhone 17 Pro Max vs Vivo X300 Ultra: Raja Flagship Kamera, Mending Mana?
-
5 Hatchback Bekas di Bawah Rp100 Juta, Cocok Buat Belajar Nyetir dan Harga Jual Tetap Stabil
-
4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Bukan Mistis! Ini Alasan Kenapa Kamu Sering Lihat Wajah Makhluk Hidup di Benda Mati
-
Cushion OMG untuk Kulit Apa? Ini Kandungan, Manfaat, Harga, dan Review Pembeli
-
Kenapa Sering Mati Listrik Belakangan Ini? Simak Penjelasan PLN dan Cara Cek Wilayah Terdampak
-
Semarak Perayaan Peh Cun di Berbagai Daerah Indonesia
-
Review Dukun Magang: Komedi Absurd yang Sukses Bikin Merinding Sekaligus Ngakak!
-
Tim Cook Bongkar Alasan Kenaikan Harga iPhone, Produk Ini Paling Berdampak