SUARA SEMARANG - PSIS Semarang bakal menghadapi lawan tangguh selanjutnya, yakni Persib Bandung pada 20 Agustus 2023 mendatang.
Saat melawan PSIS Semarang, Persib dipastikan tidak akan diperkuat tiga pilar utamanya, yakni Ciro Alves, Marc Klok dan I Putu Gede.
Mereka bertiga tidak bisa dibawa Persib menghadapi PSIS Semarang dikarenakan menjalani hukuman larangan bermain dari Komdis PSSI.
Diketahui, Ciro Alves, Marc Klok dan I Putu Gede mendapatkan hukuman sebesar masing-masing Rp75 juta.
Ciro Alves dan I Putu Gede harus berurusan dengan Komdis PSSI karena menunjukkan gestur jari tengah kepada penonton saat Persib menghadapi Persis Solo.
Selain itu, I Putu Gede juga melakukan gerakan tambahan menendang pemain lawan.
Sementara Marc Klok dihukum karena melempar botol minuman ke arah penonton usai pertandingan berakhir.
Ciro Alves dan Marc Klok dilarang bermain dalam dua pertandingan, yakni saat Persib menghadapi Barito Putera dan PSIS Semarang.
Sementara I Putu Gede harus absen selama empat pertandingan Persib karena perbuatannya.
Baca Juga: Lepas Kepergian Djoko Pekik, Puluhan Seniman Melukis Bersama di Bantul
Di sisi lain, beberapa pemain andalan PSIS Semarang mulai kembali ke skuad, seperti Carlos Fortes, Wawan Febrianto dan Fredyan Wahyu.
Meskipun demikian, Vitinho diragukan untuk bisa kembali tampil karena kondisinya yang masih dalam pemulihan cedera.
Namun PSIS Semarang memiliki winger andalan lainnya yang sedang on fire, yakni Gali Freitas.
Pada pekan ketujuh, tuan rumah PSIS Semarang juga tak luput dari sanksi Komdis PSSI.
Bukan karena perbuatan pemain, PSIS Semarang dihukum karena ulah dari oknum suporter yang menonton pertandingan di Stadion Jatidiri.
"Terjadi ledakan petasan di depan Tribun Timur yang dilakukan oleh suporter PSIS Semarang," tulis keterangan hasil sidang Komdis PSSI di laman pssi.org.
Atas kejadian tersebut, PSIS Semarang dihukum denda sebesar Rp50 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam