SUARA SEMARANG - PSIS Semarang akhirnya tidak terkana sanksi denda dari Komdis PSSI terkait datangnya pendukung di Indomilk Arena saat dijamu Dewa United.
Dalam video broadcaster terlihat beberapa penonton yang jingkrak-jingkrak saat menyambut gol pertama PSIS Semarang yang dicetak oleh Boubakary Diarra pada menit 23.
Terlihat dua perempuan yang kegirangan saat Boubakary Diarra berhasil memanfaatkan umpan dari Gali Freitas dan membuat PSIS Semarang unggul.
Dua penonton perempuan tersebut tidak mengenakan atribut PSIS Semarang. Keduanya justru bergabung dalam kerumunan penonton perempuan lainnya yang mengenakan atribut Dewa United.
Di media sosial pun ramai dibahas apakah reaksi penonton umum yang menyambut gol tim tamu bisa dikatakan sebagai suporter atau tidak.
Namun di beberapa pertandingan sebelumnya, Komdis PSSI menjatuhkan denda kepada klub tim tamu karena hadirnya segelintir orang yang dianggap suporter.
Seperti yang terjadi saat PSIS Semarang vs Persebaya di Stadion Jatidiri, manajemen Bajul Ijo mendapatkan sanksi denda karena Komdis PSSI menemukan bukti adanya pendukung tim tamu yang hadir di stadion.
Padahal saat itu, orang-orang yang mendukung Persebaya tidak mengenakan atribut atau seragam yang identik dengan klub yang bermarkas di Kota Surabaya tersebut.
PSIS Semarang juga pernah mendapatkan sanksi denda karena Komdis PSSI menemukan adanya beberapa pendukung Laskar Magesa Jebar hadir di Stadion Maguwoharjo, markas PSS Sleman.
Baca Juga: Bawa Pemain Seadanya ke Piala AFF U-23, Coach Shin Tae Yong Berikan Komentar Begini
Dalam rilis hasil sidang Komdis pada tanggal 15 dan 16 Agustus 2023, tidak ditemukan adanya sanksi denda untuk PSIS Semarang buntut dari kejadian di Indomilk Arena.
Justru Pelatih PSIS Semarang, Gilbert Agius yang mendapatkan sanksi teguran keras dari PSSI karena bereaksi berlebihan ketika protes terhadap kepemimpinan wasit.
"Menghempaskan dan atau membanting botol minuman di pinggir lapangan sebagai bentuk protes kepada perangkat pertandingan," bunyi keterangan dalam rilis Komdis PSSI.
Dengan pelanggaran ini, pelatih PSIS Semarang dikenakan sanksi berupa teguran keras dari Komdis PSSI.
Menanggapi sanksi Komdis PSSI ini, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengakui dan menerimanya dengan legawa.
Untuk ke depannya, pihaknya meminta semua unsur dalam tim untuk bisa mengendalikan emosi lebih baik saat pertandingan berlangsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Manchester City Hantam Liverpool di Anfield, Bernardo Silva Kirim Sinyal Bahaya ke Arsenal
-
Isu Saham PIPA Ubah Bisnis Jadi Perusahaan Migas, Ini Kata Manajemen
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
Viral Pengakuan Dokter Soal Jenazah ODGJ yang Dijual Buat Praktikum Mahasiswa Kedokteran
-
Terpopuler: Update Harga Destinator Februari 2026, 6 Mobil Hybrid Murah dan Irit untuk Pemula
-
Terpopuler: Whip Pink Sebenarnya untuk Apa?, Arti Asli Kata Gong Xi Fa Cai
-
BMKG: Jakarta Barat dan Jakarta Selatan Diprakirakan Hujan Sepanjang Hari
-
Mengerikan, Abdukodir Khusanov Alami Gegar Otak usai Terhantam Lutut Donnarumma
-
Komentar Ole Romeny usai Bantu Oxford United Tahan Pemuncak Klasemen, Mulai Nyaman?
-
Rapor Merah Jay Idzes: Inter Milan Mengamuk 5-0, Lini Belakang Sassuolo Berantakan