SUARA SEMARANG - PSIS Semarang dipastikan akan kembali mendapatkan denda dari Komdis PSSI saat dikalahkan Persib Bandung di Stadion Jatidiri, Minggu (20/8/2023).
PSIS Semarang kalah dengan skor 2-1 atas Persib Bandung lewat tendangan penalti Marc Klok pada menit 24 dan 92.
Sementara PSIS Semarang mampu mencetak gol ke gawang Persib lewat sepakan kaki kiri Gali Freitas pada menit 57.
Kiper PSIS Semarang, Adi Satryo mendapatkan kartu merah langsung pada menit 77 setelah menghalangi pemain Persib, Arsan Makarim.
Dengan demikian, menurut regulasi, PSIS Semarang akan mendapatkan denda dari Komdis PSSI.
Adapun denda yang dijatuhkan oleh Komdis PSSI atas kejadian kartu merah langsung adalah Rp10 juta.
Selain itu, Komdis PSSI juga akan meninjau pelanggaran yang dilakukan Adi Satryo.
Jika ditemukan hal yang lebih serius, bukan tidak mungkin Komdis PSSI akan menjatuhkan sanksi tambahan larangan bermain bagi Adi Satryo di beberapa pertandingan PSIS Semarang selanjutnya.
Usai pelanggaran, Arsan Makarim mendapatkan perawatan karena bagian kepalanya mengeluarkan darah.
Baca Juga: Spoiler Drama Destined With You: Cinta Rowoon Bersemi Sejak 300 Tahun Lalu
Namun pemain muda tersebut bisa kembali bermain dengan penutup kepala untuk menghentikan pendarahannya.
Sebelum kehilangan kiper Adi Satryo, PSIS Semarang terlebih dahulu kehilangan Luthfi Kamal di babak pertama, tepatnya menit 43.
Luthfi Kamal mendapatkan kartu merah karena mengoleksi dua kartu kuning pada satu pertandingan.
Selama bermain dengan 10 pemain, PSIS Semarang mampu mengimbangi Persib Bandung dan bahkan menyamakan kedudukan.
Namun ketika PSIS Semarang bermain dengan 9 pemain, barulah Persib lebih berani maju dan membuat Laskar Mahesa Jenar kewalahan.
Akibatnya, Fredyan Wahyu membuat pelanggaran sehingga membuahkan penalti yang sukses dieksekusi Marc Klok untuk kedua kalinya.
Dengan kekalahan ini, PSIS Semarang merosot ke posisi 6 klasemen sementara. Sedangkan Persib naik satu tingkat ke posisi 14 klasemen sementara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Jay Park Boyong LNGSHOT ke Tur Dunia Bertajuk 'Serenades & Body Rolls'
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Ditahan Imbang Maroko, Ancelotti Bongkar Kelemahan Brasil di Piala Dunia 2026
-
Cari Sunscreen Mengandung Kolagen? Ini 4 Pilihan yang Harganya Mulai Rp30 Ribuan
-
7 Pemain Top Eropa Ini Absen di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Viral Emak-emak Pekanbaru Bongkar Diduga Lokasi Judi, Polisi Didesak Turun Tangan