SUARA SEMARANG -- Penjaga gawang PSIS Semarang Adi Satryo dijatuhi sanksi tambahan dari Komdis PSSI.
Adi Satryo melakukan pelanggaran keras terhadap Arsan Makarin dalam duel PSIS Semarang kontra Persib Bandung di Stadion Jatidiri, Ahad (20/8/2023).
Selain langsung diganjar kartu merah oleh wasit, Adi Satryo juga diberi hukuman tambahan oleh Komdis PSSI.
Kiper utama PSIS Semarang ini dianggap melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 terkait melakukan pelanggaran serius menerjang pemain lawan dengan intensitas tinggi.
Oleh karena itu, Adi Satryo diberikan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak 2 (dua) pertandingan sejak keputusan ini diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat.
Sehingga Adi Satryo total akan absen selama tiga laga ke depan. Tak hanya larangan bermain, pemain berusia 22 tahun ini juga harus membayar denda Rp10 juta.
Terkait hal tersebut, CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi menjelaskan bahwa situasi di lapangan yang menuntut Adi Satryo untuk menghalau gawangnya agar tidak kebobolan.
"Yang jelas Adi dan pemain Persib sudah meminta maaf dan kami akan perbaiki lagi mental para pemain terutama untuk mengatur emosi saat pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi,"kata Yoyok Sukawi.
Selain sanksi untuk Adi Satryo, PSIS Semarang juga menerima sanksi lain pasca duel vs Persib Bandung.
Yaitu sanksi untuk panpel PSIS karena gagal mengantisipasi kehadiran suporter Persib Bandung sebagai suporter klub tamu di stadion. Karena pelanggaran ini PSIS didenda Rp 25.000.000
Tidak hanya itu, PSIS juga masih didenda lagi sebesar Rp25 juta dan diminta menutup tribun timur sisi utara Stadion Jatidiri dalam satu pertandingan.
Sanksi tersebut buntut dari adanya kericuhan antarsuporter dalam laga lanjutan BRI Liga 1 2023/2024 tersebut.
Yoyok Sukawi juga menerima keputusan tersebut, namun akan mempertanyakan terkait penutupan tribun timur dan akan memperbaiki segala kekurangan yang ada.
“Seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, kami menerima keputusan terkait adanya suporter tim tamu yang away. Untuk tribun timur, kami diminta menutup tribun timur sisi utara yang terjadinya gesekan dan hal ini sudah kami konfirmasi ke PSSI,"katanya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Brace Harry Kane Bawa Inggris Tantang Meksiko di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
BRI Tegaskan Jadi Korban Dugaan Kredit Fiktif, Apresiasi Langkah Cepat Polda Sumsel
-
Bank Sumsel Babel Borong 6 Penghargaan Infobank 2026, Pertahankan Predikat Layanan Terbaik
-
Menembus Lautan, PTBA dan PKBM Pesona Hadirkan Akses Pendidikan di Pulau Tegal
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak
-
Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa Sekda Riau dan Bupati Indragiri Hulu