/
Minggu, 27 Agustus 2023 | 00:31 WIB
Ernando Ari kehilangan gelar MOTM usai satu tendangan di luar menit ke 120. (instagram @nandoariiiss)

SUARA SEMARANG - Kiper Timnas Indonesia Ernando Ari Sutaryadi nyaris menjadi MOTM atau Man Of The Match di laga final melawan Vietnam.

Sejumlah penyelamatan penting yang dilakukan Ernando Ari mendukung predikat MOTM yang bisa disematkan pada kiper muda U-23 ini.

Kenyataanya Ernando Ari harus kehilangan gelar MOTM karena satu tendangan yang menghapus penyelamatan-penyelamatan krusial yang telah ia lakukan sepanjang 120 menit.

Menjadi kiper utama dan bermain di final, penampilan Ernando Ari benar-benar menjadi tembok penghalang bagi pasukan Nguyen.

Berbagai percobaan tendangan yang dilakukan berhasil dimentahkan oleh Ernando Ari. Bahkan satu tendangan penalti berhasil ia blok.

Penampilan Ernando Ari yang dingin di depan gawang dan hampir tak ada kesalahan membuat dirinya berpeluang besar menjadi MOTM di laga final itu.

Dari statistik pertandingan, Ernando Ari berhasil mengamankan 7 tendangan Vietnam yang mengarah ke gawang.

Ernando Ari memang harus bekerja keras karena penguasaan bola Timnas Indonesia kalah dari Vietnam 45 persen berbanding 55 persen.

Didukung kerja keras Ernando Ari dkk dari jumlah kartu kuning yang diperoleh 23 berbanding 14.

Baca Juga: Hasil Live Skor Ipswich Town Lawan Leeds United, Tiga Poin Krusial Kalahkan Klub Degradasi

Hingga akhirnya satu kesalahan yang disebabkan tak beruntungnya Ernando Ari merontokkan gelar MOTM.

Hal itu terjadi saat babak adu penalti. Dari lima penendang pertama, Ernando Ari maupun kiper Vietnam sama sekali tak berhasil memblok bola.

Ernando Ari memang beberapa kali nyaris melakukan blok, namun sentuhannya tak maksimal sehingga bola tetap masuk ke gawang.

Dari lima penendang pertama Indonesia, aksi rekan-rekan Ernando Ari berhasil dengan sempurna. Mulai dari Dewangga, Arkhan, Kelly Sroyer hingga Ramadhan Sananta.

Berlanjut di penendang keenam, Ernando Ari ditunjuk untuk mengeksekusi tendangan penalti. Sayangnya tendangan pelan yang mengarah pelan ke sisi kiri gawang kiper Vietnam mampu diblok dengan sempurna.

Saat bertugas sebagai kiper yang berhadapan dengan penendang keenam Vietnam, Ernando Ari tak bisa berbuat banyak.

Semua mata akhirnya tertuju pada kesalahan Ernando Ari, meski ia telah menjadi pahlawan selama 120 menit.

Ketidakberuntungan Ernando Ari juga menjadikan gelar MOTM melayang dari tangannya.***

Load More