SUARA SEMARANG - Hasil tak memuaskan Jeonnam Dragons melawan Seongnam berujung kabar buruk di klasemen sementara.
Memasuki pekan ke 28, Jeonnam Dragons tertahan di posisi ke-8 dengan 38 poin. Terpaut 15 poin dari puncak klasemen dan 7 poin dari peringkat terakhir untuk tiket play off.
Lebih mengecewakan lagi, Jeonnam Dragons sudah bermain satu laga lebih banyak dari Gyeongnam yang ada di peringkat terakhir untuk posisi play off tersebut.
Hasil buruk Jeonnam Dragons di klasemen dimulai dengan hasil imbang yang diperoleh di kandang sendiri saat meladeni Seongnam pada Minggu 3 September 2023.
Jika melihat materi pemain dan dukungan suporter maka seharusnya Jeonnam Dragons bisa memetik 3 poin. Kemenangan akan mengatrol posisi Jeonnam Dragons di posisi 7.
Kenyataanya Jeonnam Dragons harus puas dengan 1 poin karena tak bisa membobol gawang Seongnam selama 90 menit.
Padahal Jeonnam Dragons menurunkan skuad terbaik mereka. Striker Valdivia, kemudian Pllana dan Asnawi Mangkualam turun sebagai starter.
Hasil imbang ini menjadi hasil minor ketiga yang diraih secara berturut-turut dalam tiga pekan terakhir. Di dua laga sebelumnya Jeonnam Dragons kalah melawan Seoul E-Land dan Anyang.
Dengan hasil imbang ini Jeonnam Dragons juga gagal membalaskan dendam karena Juli lalu dikalahkan Seongnam 2-1.
Baca Juga: Jadi Versatile, Posisi Asnawi Mangkualam Diubah Lagi Pelatih Jeonnam Dragons
Bagi Seongnam sendiri perolehan 1 poin sudah cukup untuk menjaga jarak dengan Seoul E-Land yang ada di posisi ke-10 yang tepat di bawahnya.
Saat ini Seongnam baru memiliki 34 poin hasil dari 8 kali menang, 10 imbang dan 10 kali kalah.
Dengan hasil minor yang beberapa kali diperoleh di laga terakhir membuat jarak Jeonnam Dragons dengan tiket play off promosi semakin jauh.
Di sisi lain melihat performa konsisten klub di lima besar maka Jeonnam Dragons besar kemungkinan masih akan bermain di kasta kedua untuk musim depan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gebrakan PBSI: Apriyani Rahayu Resmi Pindah ke Ganda Campuran, Siap Duet Bareng Dejan Ferdinansyah
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Eks Bos Astra Infra Port Eastkal Dipanggil KPK dalam Dugaan Korupsi Investasi
-
6 Kulkas Hemat Listrik 1 Jutaan, Cocok untuk Anak Kos hingga Keluarga Kecil
-
Raih Rating Tertinggi, Six Singles Under One Roof Siapkan Musim Kedua
-
Kemendag Janji Akun Seller Tak Akan Diblokir Meski Belum Punya NIB
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
Marketplace Tak Bisa Lagi Naikkan Biaya Sepihak, Seller Kini Wajib Setujui Perubahan Kontrak
-
Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota
-
Memahami Perbedaan Sepatu Lari Carbon Plate dan Biasa, Ketahui sebelum Upgrade