SUARA SEMARANG - Pertanyaan menggelitik ditujukan pada Asnawi Mangkualam untuk bermain di Liga 1. Gaji tinggi pun disodorkan pada pemain Jeonnam Dragons tersebut.
Asnawi Mangkualam tak langsung menjawab pertanyaan tersebut, melainkan melemparkannya pada agen si pemain. Namun melihat jawaban Asnawi Mangkualam, ia nampak berfikir soal gaji.
Dalam kesempatan itu Asnawi Mangkualam juga mengungkapkan perbedaan gaji yang diterima di Liga 1 dan Korea. Jumlahnya pun terpaut fantastis alias sangat besar.
Di sebuah obrolan akun youtube Sport77 Official, Asnawi Mangkualam mengungkapkan banyak hal yang belum diketahui fans sepakbola Indonesia soal kondisi sebenarnya di Korea Selatan.
Jika ada yang menganggap gaji Asnawi Mangkualam lebih besar saat bermain di luar negeri ternyata itu salah besar. Bahkan pelatih Shin Tae Yong pun pernah mengingatkannya soal gaji kecil di Korea Selatan.
Asnawi Mangkualam mengatakan perbandingan gaji di Indonesia dan Korea bisa terpaut 70 persen.
"(misal di Indonesia 100), di Korea 20 atau 30," kata Asnawi Mangkualam.
Untuk itu gaji jadi alasan mengapa pada mulanya orang tua Asnawi Mangkualam tak sepaka ia berangkat ke Korea Selatan. Bahkan saat itu sampai debat dengan orang tua.
"Keluarga tidak setuju aku ke sana. Soalnya gaji kecil, udah banyak cicilan. Udah telanjur beli," ujar Asnawi Mangkualam.
Baca Juga: Satu Kaki Timnas Dibawa Shin Tae Yong di Putaran Kedua Piala Dunia 2026, Lolos Babak Lanjutan
Namun akhirnya orang tua Asnawi Mangkualam pun memberikan dukungan setelah diberikan penjelasan mengenai cita-cita yang ingin ia raih saat bermain di luar negeri.
Di obrolan tersebut tibalah satu pertanyaan pada Asnawi Mangkualam jika ada klub Indonesia memberikan tawaran dengan gaji lebih tinggi.
Asnawi Mangkualam pun tak memberikan jawaban pasti. "Waduh, Kita lihat saja nanti. Tanyakan sama agen," tandas bek Jeonnam Dragons tersebut.
Asnawi Mangkualam mengaku telat untuk bermain di luar negeri. Meski ia tetap bersyukur memiliki kesempatan tersebut.
Pada para pemain muda Asnawi Mangkualam pun berpesan untuk bisa bermain di luar negeri juga karena memiliki kualitas berbeda.
Menurut Asnawi Mangkualam bermain di luar negeri akan memiliki tantangan berbeda. Mulai dari gaya permainan, makanan, lingkungan hingga soal disiplin waktu.
Berita Terkait
-
Top Kapten Asnawi Mangkualam Akan Hadapi Bintang Real Madrid dan Liverpool di Januari 2024
-
Kontrak Asnawi Mangkualam Tak Diperpanjang Jeonnam Dragons Saat Ini, Jadi Tanda Gabung Klub Besar
-
Ramadhan Sananta Go Abroad Lewat Jalur Olimpiade Paris 2024, Dapat Pujian Striker Belanda
-
Wolves U-21 Remuk Redam, Justin Hubner Pindah Dari Tim Satelit ke Oxford United di Liga 1?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Bugatti Chiron Herms Edition, Hypercar dengan Sentuhan Fashion Mewah
-
28 Kode Redeem FC Mobile 1 April 2026, Amankan Hadiah Spesial dan Kunci Jawaban Kuis Level Susah
-
Ancaman Baru dari Perubahan Iklim, Rantai Makanan Laut Ikut Terganggu
-
Balik Main Sinetron, Arya Saloka Pilih Sutradara dan Penulis Sendiri
-
Penasaran Harta Terbaru Prabowo-Gibran? KPK: Sudah Lapor dan Bisa Dicek Publik!
-
Jokowi Jamu Hidangan Spesial untuk Dubes Iran, Ada Gulai Kambing, Lontong Sayur hingga Nasi Goreng
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Dapat Semangat Prabowo, Mahasiswa Indonesia di Korea: Memotivasi Saya Berkontribusi bagi Indonesia
-
Drama Karpet Kuning di Bandung: Teka-teki Izin Kepolisian yang Membayangi Musda Golkar Jabar
-
Modal Uang Print Biasa, Begini Cara Dukun Gadungan Mahfud Jerat Korban Penggandaan Uang di Bogor