Sementara itu, Irma Susanti menekankan kepada pengusaha pemula untuk tidak meninggalkan rancangan bisnis plan. Mulai dari jenis usaha, target yang dituju dan pasar.
Irma yang juga pengusaha batik tulis selalu menggunakan bisnis plan sehingga ia jelas arah yang dituju sehingga memudahkan kapan mulai do dan action.
"Sebaiknya sebelum membuka wirausaha atau bisnis harus ada bisnis plan, kita harus punya visi misi buat bisnis untuk apa, target kemana," katanya.
Kepada para mahasiswa, Irma menekankan untuk mengimbangi ilmu teori perkuliahan dengan praktik di lapangan. Mahasiswa bisa mencoba utuk magang atau sambil bekerja.
"Karena kadang banyak pengusaha itu bermula dari hobbies, yang didapatkan dari praktik saat dilapangan sesuai passionnya," katanya.
Ia juga memberi pesan kepada mahasiswa yang memang akan terjun ke dunia kerja hendaknya bisa inline sesuai dengan disiplin keilmuannya.
"Karena pekerjaan yang sesuai dengan keilmuannya itu akan mudah dan hasilnya maksimal," katanya.
Ketua BEM KM Unnnes Fajar Rahmat Sidik menyampaikan acara talkshow bisnis merupakan rangkaian dari agenda lomba Bisnis Plan tingkat Nasional.
Total ada 76 pendaftar dalam ajang Bisnis Plan dari berbagai kampus di Indonesia. Di antaranya dari UGM UIN, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Padang, Medan dan lainnya.
Baca Juga: Pecah! Konser Band Kotak Hibur Ribuan Mahasiswa Baru Udinus Semarang
Para peserta Kemudian disaring menjadi 15 besar untuk maju ke tingkat penjurian hingga 3 besar yang diumumkan hari ini. Kompetisi ini penting sebab untuk menjawab tantangan dan kendala sebagai pengusaha pemula bagi mahasiswa.
"Karena saat sudah membuat bisnis plan biasanya terkendala moral dan modal. Semoga para pemateri bisa memberikan solusi," katanya.
Dari data yang ia peroleh dari 100 persen alumni Unnes menyebutkan bahwa yang terdata berwirausaha hanya 8 persen saja.
Karenanya BEM dan Unnes berusaha untuk mendorong para mahasiswa dan alumni untuk membuka peluang sebagai wiraswasta sejak muda.
"Bagaimana temen-temen terpantik, kuliahnya ya, bangun jaringan ya bangun gaul, karena kami punya niatan bahwa ada satu indikator kerja utama dari unnes untuk meningkakan kapasitas mahasiwa dan alumi yaitu habis kuliah kira-kira ada berapa persen yang kerja, studi lanjut, atau berapa persen yang berwirausaha," katanya.***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Blunder Pejabat AS, Iran Tertawakan Klaim Bohong Antek Zionis Berani Masuk Selat Hormuz
-
India Kiamat Makanan Panas karena Perang AS - Iran, Rakyatnya Dilarang Ngopi
-
Mundur dari Piala Dunia 2026, Timnas Iran Kini Terancam Sanksi Berat FIFA
-
Pemkot Samarinda Habiskan Dana Rp7,3 M Buat Sewa Mobil Dinas Mewah, Sebulan Bayar Rp160 Juta
-
Swiss Open 2026: Disingkirkan Wakil China, Ubed Akui Kalah Fisik
-
Tas Isi Ratusan Juta, KPK Ungkap Kronologi Kejar-kejaran di Gang Kasus OTT Rejang Lebong
-
Mengintip Kesiapan Jalur Mudik Jateng-DIY Menuju Lebaran 2026, Kondisi Kemantapan Capai 94,20 Persen
-
Lailatul Qadar vs Algoritma: Menjaga Fokus di Tengah Badai Notifikasi
-
Kapan Waktu Melakukan Salat Lailatul Qadar?
-
Swiss Open 2026: Banyak Pemain Bagus, Anthony Sinisuka Ginting Nilai Persaingan Merata