SUARA SEMARANG – Direktur Utama Prodia Dewi Muliaty mengungkapkan bila kesadaran masyarakat akan kesehatan dinilai semakin meningkat, di mana pola pencegahan yang seharusnya paling diupayakan.
“Kita terus kenalkan atau edukasi dan pentingya tindakan preventif, prediktif, dan bagaimana pencegahnya seperti dengan pengecekan laboratorium,” kata dia dalam peresmian Grha Prodia Semarang, Sabtu 7 Oktober 2023.
Peresmian gedung baru 5 lantai itu menjadi salah satu upaya Prodia dalam menghadirkan wajah baru sebuah fasilitas layanan kesehatan.
Prodia mengedepankan kenyamanan dan excellent customer journey dalam memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan.
Dewi Muliaty mencontohkan terus berinovasi dengan tes-tes baru seperti PCR yang tak hanya tuk Covid-19 namun bisa digunakan untuk banyak sekali pemeriksaan.
“Diharapkan penyakit jangan sampai timbul agar tidak jadi perawatan yang lebih membebankan diri di kemudian hari,” kat dia.
Tindakan preventif yang dimaksud yakni memrediksi penyakit dari hasil medical check up.
Contohnya melalui layanan kesehatan kerja juga, deteksi tergantung apa pekerjaan seseorang itu sendiri.
“Misalnya disesuaikan, berhubungan dengan bahan-bahan kimia apakah seseorang tersebut. Sehingga nanti ada kesimpulan kesehatan karyawan sampai tahap mana. Kami betanggungjawab beri informasi,” katanya.
Baca Juga: Kembangkan Ide Bisnis Kuliner, Emak-emak di Jaktim Antusias Belajar Buat Selendang Mayang
Nah, selain pemeriksaan DNA, dia mengatakan Prodia melakukan kerja sama dengan dokter dan masyarakat awam untuk edukasi pentingnya pemeriksaan dalam pencegahan penyakit.
Deteksi dini penyakit di laboratorium didukung dengan Grha Prodia Semarang sebagai titik pusat untuk pemeriksaan yang lebib komplit dan tepat.
Menurutnya, Prodia bisa mengerjakan 800 tes dalam sehari yang dibantu rujukan pusat di Jakarta, di mana dari cabang-cabang dikirimkan ke pusat.
“Selain itu 200-300-an tes bisa juga dibantu di pusat dengan kerja sama laboratorium di luar negeri,” kata Dewi.
Lebih jauh pihaknya juga bekerjasama dengan BPJS untuk merawat pasien-pasien yang sedang sakit dalam beberapa program yang sudah dikerjasamakan.
“Memang tidak semua. Tentunya kami kerja sama dengan faskes atas oenunjukan BPJS di seluruh Indonesia,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Marco Bezzecchi vs Marshal: Valentino Rossi Tak Menyangka Muridnya Diskors
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?