SUARA SEMARANG - Pelajar asing dari Malaysia khususnya cukup suka kuliah di Indonesia khususnya Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.
"Khusus mahasiswa asing kita sudah banyak, karena ada program beasiswa dan tinggal di asrama juga. Banyak juga yang (non beasiswa) bayar seperti dari Malaysia," kata Rektor Unissula Prof Gunarto, di Semarang, Senin 10 Oktober 2023.
Guru Besar Fakultas Hukum itu menyebut, mereka pelajar dari Malaysia merasa terhormat bisa kuliah di luar negeri.
"Sama juga kebanggannya dengan pelajar Indonesia yanh bisa kuliah di luar negeri," kata dia.
Dia menyebut setidaknya ad 80 mahasiswa asing yang mengenyam pendidikan di Unissulla.
"Kita harus bisa membaca fenomena baru, banyak warga Malaysia yang suka kuliah di Indonesia. Biaya pendidikan tentu lebih murah, karena terdapat perbedaan nilai mata uang antara Ringgit Malaysia dan Rupiah," ujar Prof Gunarto.
Pihaknya melalui Kedutaan Besar (Kedubes) Malaysia, kerjasama agen-agen untuk bisa menjaring mahasiswa lebih banyak dari Malaysia.
Tak hanya dari Malaysia, Unissula juga jasi rujukan mahasiswa asing dari negara lainnya
Target Penuh
Baca Juga: Presentase Mahasiswa/i Unika Soegijaprata dari Indonesia Timur Meningkat
Lebih jauh pada penerimaan mahasiswa baru (PMB) tahun 2023, Unissula berhasil meraih 7.033 mahasiswa.
Angka ini melampui target yang telah ditetapkan yakni 5.698.
Capaian 7.033 mahasiswa baru yang diraih Unissula merupakan yang tertinggi di antara Pergurun Tinggi Swasta (PTS) se Jawa Tengah.
Dengan tercapainya target itu, maka pihaknya akan menambah target PMB pada 2024 yang dimulai kemarin.
"Target kami tetapkan 6.161 mahasiswa baru untuk 2024. Pendaftaran dibuka mulai Senin 9 Oktober 2023," kata Prof Gunarto.
Pihaknya percaya diri bila target itu akan terpenuhi karena prestasi Unissula.
"Unissula merupakan PTS di Indonesia di urutan ke-6 terbaik. Jadi biasanya mereka yang mau masuk mereka cek peringkat," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional
-
Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal
-
Heboh PPN Jalan Tol dan Tarik Pajak Orang Kaya, Purbaya: Itu Masih Rezim Lama
-
Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP
-
Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur
-
Ber-Qurban bersama BRImo: Cukup dalam Genggaman, Kebaikan jadi Nyata
-
Concept Store Kopi Premium Dikenalkan ke Surabaya
-
Spesifikasi Oppo Pad Mini: Pesaing iPad Mini dengan Snapdragon 8 Gen 5 dan RAM 12 GB
-
7 Rekomendasi Lipstik yang Awet dan Tidak Membuat Bibir Hitam, Nyaman Dipakai Seharian
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik