SUARA SEMARANG - Berbagai macam kegiatan digelar dalam perayaan puncak milad ke 6 SD Islam Bintang Juara Kota Semarang, Sabtu 14 Oktober 2023. Di antaranya memperkenalkan kurikulum Merdeka Belajar dan penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2024-2025.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman SD Islam Bintang Juara dimulai dengan jalan sehat pagi. Kemudian aneka kegiatan yang melibatkan siswa dari tingkat PAUD TK hingga SD.
Kegiatan yang sama sebelumnya pernah digelar pada 2019, saat itu hanya masih dua kelas SD. Kali ini di Milad ke 6 telah berhasil meluluskan satu angkatan alumni SD.
"Kegiatan ini selain mensyukuri usia keenam juga selaras dengan visi sekolah yakni mewujudkan calon pemimpin muslim yang berilmu, berakhlakul karimah dan bermanfaat untuk masyarakat," kata Kepala sekolah SD Islam Bintang Juara Nur Shofwatin Ni'mah S.Pd.
Dalam milad ke 6, SD Islam Bintang Juara juga berkesempatan mengenalkan sistem kurikulum Merdeka Belajar dan buku catatan para guru selama mengajar siswa.
Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022, Kurikulum Merdeka mulai dikenalkan sejak tahun 2022, yang insya Allah akan dilaksanakan secara nasional mulai TP 2024-2025. SD Islam Bintang Juara sudah menjalankan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka sejak sekolah ini berdiri tahun 2017.
Terlebih, SD Islam Bintang Juara melalui Keputusan Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar & Pendidikan Menengah Nomor 0301/ C/ HK.00/ 2022 telah ditetapkan sebagai satu-satunya Sekolah Penggerak Angkatan II di Kecamatan Gunungpati Semarang.
Oleh karenanya Sekolah Islam Bintang Juara senantiasa melakukan terobosan agar dapat memberikan pembelajaran terbaik demi mencetak para Calon Pemimpin Muslim yang unggul.
Nah, agar lebih menjiwai penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah ini, sekaligus sebagai bentuk penerapan dari intervensi Sekolah Penggerak, SD Islam Bintang Juara mulai berproses menuju Digitalisasi Sekolah. Siskumer ini merupakan salah satu bentuk dari Digitalisasi Sekolah tersebut yang bekerjasama dengan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Sultan Agung (Unissula).
Baca Juga: Meriah, Lomba Fashion Show dan Mewarnai Tingkat PAUD TK SD di Joglo Kumpul Kumpul Semarang
Selanjutnya akan dilakukan penandatangan MoU antara Fakultas Teknologi Industri Unissula yang akan diwakili oleh Bapak Mustafa M. Abdullah, S.T., M.M., yang juga merupakan Fasilitator Sekolah Penggerak Angkatan I dan SD Islam Bintang Juara yang diwakili oleh Ibu Nur Shofwatin Ni’mah, S.Pd., selaku Kepala Sekolah.
"Di sistem tadi karena mayoritas sekolah mengalami kebingungan, dan kami ditunjuk sebagai sekolah penggerak angkatan kedua yang diintervensi langsung dari kementerian untuk didampingi pelaksanaan kurikulum ini," katanya.
Ia menjelaskan pada sistem kurikulum Merdeka Belajar di SD Islam Bintang Juara, dibuat untuk memudahkan para guru dalam membaca profil para anak didik.
Fungsi sistem ini adalah dengan asesmen untuk mengetahui profil siswa sebagai dasar guru membuat perencanan sesuai kebutuhan levelnya.
"Di mana dalam implementasi kelas para guru mengajar sudah terklasifikasi sesuai kebutuhan tingkatan para siswa dari level rendah hingga tinggi," katanya.
Dari sistem ini akan terakumulasi dengan grafik terkait capaian perkembangan para siswa. Selanjutnya akan menjadi laporan kepada wali siswa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Tragedi Nobar Piala Dunia 2026: Suporter Yordania Tewas Terinjak-injak
-
Menelusuri Kehidupan Sosial Batavia di Buku Jean Gelman Taylor
-
Ronaldo Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Pelatih Portugal Bantah Cristiano Tengah Kejar Rekor Messi
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
-
Jeritan UMKM Probolinggo di Tengah Pemadaman Listrik Bergilir
-
Buntut Kasus Gus Yaqut, KPK Periksa Dirjen PHU Kemenag Hilman Latief
-
Respons Berkelas Cristiano Ronaldo ke Pengkritik: Cetak Brace, Ukir 2 Sejarah!
-
Review Supergirl: Petualangan Kosmik yang Lebih Liar dari Semesta DC Baru
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!