SUARA SEMARANG- Berikut ini adalah kumpulan soal dan kunci jawaban tes evaluasi akademik Massive Open Online Course (MOOC) PPPK tahun 2023 bagian 2 untuk nomor 11-20.
Sajian soal dan kunci jawaban tes evaluasi akademik Massive Open Online Course (MOOC) PPPK tahun 2023 bagian 2 untuk nomor 11-20 yang ada pada artikel hanya sebagai referensi belajar.
Evaluasi akademik Massive Open Online Course (MOOC) PPPK tahun 2023 merupakan pertanyaan terbuka sehingga anda dipebolehkan untuk mengembangkan jawaban yang tersedia.
Dibawah ini soal dan kunci jawaban tes evaluasi akademik Massive Open Online Course (MOOC) PPPK tahun 2023 bagian 2 untuk nomor 11-20.
Jawablah Pertanyan dibawah ini dengan benar!
11. Berikut ini adalah beberapa indikator yang menunjukan sebuah organisasi yang berkarakter adaptif, kecuali:
A. Agilitas
B. Status quo
C. Fleksibilitas
D. Responsive
Jawaban: Status quo
12. Negara bukan menjadi satu-satunya penyelenggara pemerintahan dan pelayanan public. Hal tersebut merupakan salah satu prinsip dari konsep:
Baca Juga: Soal-Kunci Jawaban Tes Evaluasi Akademik MOOC PPPK Tahun 2023 No. 1-10 (Bagian 1)
A. Governance
B. Government
C. Welfare state
D. New Public Service
Jawaban: Governance
13.Berikut ini adalah konsep yang mengandung prinsip-prinsip governance, kecuali:
A. Triple Helix
B. Penta Helix
C. Quadruple Helix
D. Collaboration
Jawaban: Collaboration
14.Apabila merujuk pada definisi dari “Collaborative Governance” yang dikemukakan oleh para ahli, maka dibawah ini adalah kolaborasi actor yang paling ideal apabila menggunakan prinsip governance:
A. Kolaborasi antara pemerintah Daerah, Kementerian, Lembaga Pemerintahan Non Kementerian
B. Kolaborasi antara Komisi Pemberantasan Korupsi, Lembaga Administrasi Negara dan Pemerintah Daerah
C. Kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Komisi Pemberantasan Korupsi
D. Kolaborasi antara Kementerian, Akademisi dan Civil Society
Jawaban: Kolaborasi antara Kementerian, Akademisi dan Civil Society
15.Pernyataan berikut sesuai dengan prinsip governance, kecuali:
A. Pemerintah tidak menjadi satu – satunya actor dalam pelayanan publik
B. Pemerintah menjadi satu – satunya actor dalam pelayanan pubik
C. Civil Society menjadi salah satu actor dalam menyelenggarakan pelayanan publik
D. “triple Helix” merupakan salah satu konsep dalam pendekatan governance
Jawaban: Pemerintah menjadi satu – satunya actor dalam pelayanan pubik
16.Berikut ini adalah proses kolaboratif, kecuali:
A. Face to face dialogue
B. Trust building
C. Win – win solution
D. Commitment to process
Jawaban: Win – win solution
17.Definisi Whole of Government (WOG) adalah:
A. Pendekatan penyelenggaraan pemerintahan yang menyatukan upaya – upaya kolaboratif pemerintahan dari seluruh sector dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan – tujuan pembangunan kebijakan
B. Pendekatan yang menjadikan pemerintah bukan merupakan satu – satunya actor dalam penyelenggaraan public
C. Pendekatan dalam studi birokrasi yang mengedepankan efisiensi
D. Pendekatan penyelenggaraan pemerintah yang mengedepankan kinerja dan pengembangan kompetensi pegawai
Jawaban: Pendekatan penyelenggaraan pemerintahan yang menyatukan upaya – upaya kolaboratif pemerintahan dari seluruh sector dalam ruang lingkup koordinasi yang lebih luas guna mencapai tujuan – tujuan pembangunan kebijakan
18.Salah satu penguatan infrastruktur backbone untuk percepatan digital di Indonesia adalah:
A. Perluasan kabel serat optik didarat dan laut
B. Perluasan akses dan infrastruktur digital
C. Integrasi pusat data nasional
D. Persiapan kebutuhan SDM
Jawaban: Perluasan kabel serat optik didarat dan laut
19.Yang dimaksud dengan affoardance dalam konteks digital adalah:
A. Hambatan dalam akses internet
B. Kemudahan fitur e-commerce
C. Kemudahan pada perangkat dan akses internet
D. Hambatan dalam perangkat dan akses internet
Jawaban: Kemudahan pada perangkat dan akses internet
20.Kompetensi terkait nilai dan tata urutan berperilaku di dunia digital yang positif dan baik menurut kominfo terkait dengan:
A. Digital skills
B. Digital culture
C. Digital ethics
D. Digital safety
Jawaban: Digital ethics
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia
-
Pertamina Patra Niaga Apresiasi Pengungkapan Penyelewengan BBM Bersubsidi
-
Al dan Mulan Jameela Sudah Coba Tahan Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Bertubi-tubi, Berakhir Gagal
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
4 Rekomendasi Double Sleeve Tee 100 Ribuan, Cocok untuk Hangout dan Konser!
-
Di Bawah Bendera Merah: Tentang Harga Diri dan Pahit Getir Kehidupan
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
DJI Luncurkan Drone Murah untuk Pemula di Indonesia, Lito X1 dan Lito 1 Bisa Rekam Video 8K