SUARA SEMARANG - Embung Bansari dibangun di ketinggian yang berada di punggung atau lereng Gunung Sindoro, Desa Bansari, Kecamatan Bansari, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.
Embung Bansari pada musim kemarau ini terpantau tak surut, dan airnya masih bisa digunakan petani untuk menyiram tanaman.
Embung Bansari merupakan potret salah satu hasil dari Gerakan Seribu Embung dengan sistem kolaborasi yang digagas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat masih menjabat.
Program Seribu embung telah menyelesaikan 1.135 unit dimulai sejak 2015 di masa kepemimpinan Ganjar Pranowo - Taj yasin Maimoen (Gus Yasin), bahkan masih akan terus ditambah.
Secara rinci, pembangunan embung yang didanai APBN dikerjakan oleh BBWS ada 141 unit, dan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Jawa Tengah menyelesaikan 512 unit.
Kemudian pembangunan yang memakai dana APBD Jawa Tengah dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Dispusdataru) sebanyak 74 unit, Dinas Pertanian dan Perkebunan 4 unit, dan pemerintah kabupaten/kota 11 unit.
Jawa Tengah juga mendapat Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk membangun 390 embung, dan hibah CSR perusahaan sebanyak 3 unit.
Selain penggarapan embung, Pemprov Jateng juga puya pekerjaan 41 bendungan eksisting yang sedang dibangun.
Sama seperti Embung Kledung yang lebih dulu ada, Embung Bansari juga diisi oleh Ikan seperti Ikan Mas. Hal ini sebagai salah satu daya tarik wisata.
Baca Juga: Di Tangan 'Emak-emak', UMKM Ecoprint Masuk ke Kelas-Kelas
Embung Bansari yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tirta Sembada telah berkembang menjadi destinasi wisata alam favorit baru di Kabupaten Temanggung.
Meski demikian fungsi utama Embung Bansari untuk pengairan tanaman oleh petani, seperti tanaman tembakau, cabai, dan sayur-sayuran lainnya.
Kondisi di musim kemarau panjang ini juga tidak kering dan masih bisa menampung air untuk pertanian masyarakat setempat
Kompleks Embung Bansari seluas 1,5 hektar dibangun pada 2019 oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu-Opak di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pembangunan selesai pada 2020 dan sudah berfungsi menyuplai air ke pertanian hingga menjadi destinasi wisata.
Adapun peresmian Embung Bansari dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Gubernur Jawa tengah saat itu Ganjar Pranowo pada 14 Desember 2021.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mario Aji Terpuruk di Le Mans, Gagal Masuk 14 Besar dan Mulai Moto2 Prancis dari Q1
-
Strava Tambahkan Fitur Terapi Fisik, Bantu Pengguna Pantau Pemulihan Cedera Lewat Aplikasi Fitness
-
Epson Asia Tenggara Membuka Pendaftaran untuk The 17th Epson International Pano Awards 2026
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
MotoGP Terapkan Aturan Baru Pit Lane di GP Prancis, Pengawasan Makin Ketat
-
Petualangan Penuh Makna ke Museum Blambangan dan Pantai Pulau Santen
-
Marc Marquez Ambil Jalan Berbeda di Le Mans, Ducati Terbelah Opsi Aero GP26
-
Ulasan Novel Cantik itu Luka: Ketika Kecantikan Justru Menghadirkan Luka
-
Wanginya Bikin Nagih! 5 Parfum Daily Wear Remaja Perempuan yang Affordable
-
Profil Timnas Jepang: Samurai Biru Siap Bikin Geger di Piala Dunia 2026