SuaraSerang.id - Konten-konten perseteruan terhadap Gus Samsudin yang diduga melakukan penipuan dengan metode-metode pengobatan ala ‘orang pintar’ makin merebak dikalangan publik.
Tak hanya dengan si Pesulap Merah, Ustadz Faizar yang juga mendalami ilmu gaib dan metafisika pun ikut mengungkapkan pandangannya.
Salah satu yang ia bahas adalah tentang referensi kitab-kitab yang dijadikan acuan oleh Gus Samsudin. Salah satunya yakni kitab mujarobat (kitab kuno dalam Bahasa Jawa sering disebut juga primbon).
"Kyai saya mengharamkan kitab-kitab mujarobat seperti itu. Karena ketika saya buka, isinya aneh-aneh," kata Ustadz Faizar di kanal YouTube Dokter Richard Lee yang diunggah pada Selasa (24/8/2022).
Ustadz Faizar lalu memperlihatkan beberapa kitab yang menjadi pedoman Gus Samsudin. Salah satunya Kitab Samsul Maarif.
"Ini tiga kitab yang disebut mas Gus kemarin, saya pelajari untuk mengerti modus operandi apa yang dilakukan oknum-oknum tersebut," imbuhnya.
"Jadi kitab itu berbahaya? Tidak disarankan karena ilmunya sesat?" tanya Dokter Richard Lee.
"Iya," jawab Ustadz Faizar.
Meskipun sudah dianggap sesat, Ustadz Faizar tidak tahu apakah MUI (Majelis Ulama Indonesia) sudah memberikan fatwa terkaiu hal itu. Sedangkan di Malaysia, hal itu sudah diberlakukan.
Baca Juga: Aplikasi Kesehatan Wajib Lindungi Data Konsumen, Ini Alasannya
"Pas saya posting kitab ini, ada yang komentar kalau kitab ini sudah difatwakan di Malaysia adalah haram," terang Ustadz Faizar.
Tak hanya di Malaysia, warga yang berada di Mesir juga telah melarang pembeli buku mereka untuk mempelajari kitab tersebut.
"Saya tanya, ada enggak Kitab Samsul Maarif? Penjaganya langsung bilang di Al Azhar tidak mengajarkan ilmu sihir," tutur Ustadz Faizar.
Gus Samsudin dalam sebuah acara di Trans TV sempat mengatakan kalau ia mempelajari Kitab Samsul Maarif di sebuah pesantren.
"Saya di pesantren ketika mengaji, ada yang namanya Kitab Samsul Maarif Kubro, di situ juga ada Kitab Al Aufaq, atau beberapa kitab manbul hikmah ya," kata Gus Samsudin.
Sumber : Suara.com
Berita Terkait
-
Bikin Geger Dunia Perdukunan, Pesulap Merah Tak Juga Disantet, Begini Penjelasan Ustadz Faizar Soal Tahapan Santet
-
Bahas Gaib, Ustaz Faizar Beberkan Perjanjian Dukun dengan Setan
-
Ustaz Faizar Kecam Gus Samsudin: Anda Telah Mencoreng Islam
-
MUI Dukung Pesulap Merah Ungkap Tipu-tipu Perdukunan: Supaya Mencerdaskan Umat
-
Guru Habib Jindan Mucul ke Publik Minta Maaf atas Kelakuan Muridnya, Netizen Protes: Suruh Minta Maaf Sendiri!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan