SuaraSerang.id - Kantor Pusat Pelayanan Bea dan Cukai Tipe C Menengah Kepabeanan (KPUBC TMP) Soekarno-Hatta bersama Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya telah menemukan kasus pidana penyelundupan narkoba yang merupakan jaringan internasional.
"Penyelundupan narkotika ini diungkap saat petugas melakukan pemeriksaan di Bandara Soekarno-Hatta, rupanya diselipkan pada dinding koper yang dibawa penumpang asal Istanbul, Turki, pada penerbangan Turkish Airlines TKOO56 dengan rute Istanbul-Jakarta.” Kata Kepala KPUBC TMP C Soekarno-Hatta Finari Manan dalam konferensi pers di Aula Gedung Bea Cukai, Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, Rabu (31/8/2022).
Petugas berhasil mengamankan tersangka penyelundupan narkoba, yakni 2 warga negara asing (WNA) berinisial RLH dan RK dan 1 orang warga negara Indonesia (WNI) berinisial RA.
“Alhasil, kami mendapati 298 butir pil ekstasi yang ditemukan dalam kemasan makanan bersama 3.000 gram metamfetamin jenis sabu,” ungkap Finari.
Dia menjelaskan, aksi pertama dilakukan pada Jumat (19/8/22) setelah petugas menangkap tersangka RLH, warga negara Meksiko yang kedapatan membawa 3.000 gram narkoba yang saat itu disembunyikan dalam koper bawaannya.
Kemudian setelah dilakukan penyelidikan, ternyata koper berisi narkotika tersebut berasal dari seorang warga negara Turki.
"Temuan tersebut kemudian dikembangkan sebagai ‘control delivery’ yang kemudian berhasil lagi mengamankan seorang warga negara Iran atas inisial EK sebagai yang menerima paket di sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat,” lanjut Finari.
Ia menambahkan, untuk pengungkapan kasus kedua tersebut, Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama tim gabungan pada Kamis (18/8/22) menggagalkan upaya penyelundupan 298 ekstasi narkotika kepada para penyelundup dengan cara menyembunyikannya ke dalam kemasan jajanan Kuaci.
Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui kemasan tersebut terdapat nama seorang wanita Tionghoa berinisial XJ yang diduga merupakan mantan narapidana pada sebuah kasus penyalahgunaan narkoba.
Baca Juga: Momen Kuat Ma'ruf Kepergok Ketawa Ngakak Saat Rekonstruksi Pembunuhan Brigadir J
"Ekstasi yang diselundupkan dari Malaysia dengan motif disembunyikan dalam kemasan makanan kecil kuaci oleh tersangka pria berinisial RA.” katanya.
Adapun hasil dari pengungkapan kasus ini, sambung Finari, dapat menyelamatkan 15.298 generasi masyarakat Indonesia, dengan asumsi seseorang mengkonsumsi 0.2 gram. Sedangkan dari sisi keuangan negara dapat menghemat biaya rehabilitasi kesehatan sebesar Rp13 miliar.
"Bea Cukai Soekarno-Hatta berkomitmen untuk terus melindungi masyarakat Indonesia pemasukan dan peredaran narkotika serta obat-obatan terlarang. Tentunya kita menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjauhi obat-obatan terlarang demi generasi penerus bangsa yang lebih baik,” ujarnya.
(Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Satreskoba Kembali Tangkap Pemakai Sabu di Hotel yang Sama, Kali Ini Warga Lok Tuan
-
Simpan Narkoba di Pohon Jambu, Pria di Sumut Ditangkap
-
R Diringkus Saat Berada di Hotel Bontang, 1 Poket Sabu Seberat 0,28 Gram Disita
-
Pemusnahan bersama Bea Cukai Banten dan Kejaksaan atas hasil penindakan Kepabeanan dan Cukai
-
Upaya Pencegahan Cacar Monyet, Bandara Soekarno-Hatta Perketat Pengawasan Terhadap Penumpang
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!
-
Resmi! PB Padel Indonesia Jadi Anggota NOC, Buka Jalan Menuju Pentas Dunia
-
5 Serum Wardah untuk Atasi Tanda Penuaan Usia 50 Tahun ke Atas, Bikin Wajah Kencang
-
Kali Wanggu Meluap, 317 Warga Kendari Terpaksa Mengungsi ke Tenda Darurat
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Murah 2026, Performa Ngebut untuk Jangka Panjang
-
Air Laut Pasang dan Hujan Deras Rendam Bone: 2 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
Promo Indomaret 10 Mei 2026, Belanja Hemat untuk Stok Mingguan
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan