Suaraserang.id- Karena subsidi merupakan bantuan sementara negara untuk meningkatkan daya beli masyarakat, Gembong R.Sumedi, Ketua DPW PKS Banten, berharap pemerintah memiliki rencana jangka panjang untuk membuat energi aman yang tersedia lebih murah dan lebih bersih untuk seluruh masyarakat.
Memberikan subsidi kepada masyarakat atas perkiraan kenaikan harga BBM dan fluktuasi harga pangan. “Tapi yang perlu dipahami, subsidi itu sifatnya sementara Tidak permanen
.Jadi kalau mau subsidi sekarang juga harus disiapkan program jangka panjangnya agar masyarakat bisa tumbuh mandiri dari subsidi," kata Gembong Sumedi saat dihubungi Selasa kemaren.
Misalnya dalam kasus BBM bersubsidi, katanya, seharusnya jelas bahwa gejolak harga BBM di Indonesia seharusnya tidak terjadi jika pemerintah bisa menyelesaikan akar penyebab masalah energi.
“Indonesia kan punya sumber daya fosil yang cukup banyak. Tapi tidak bisa mengolahnya. Akhirnya, sumber daya itu hanya ditambang lalu dijual ke Singapura untuk diolah menjadi BBM, baru diimpor ke Indonesia. Jadi bisa dibilang pemerintah mau praktisnya saja, terima fee, tapi akhirnya malah memberatkan rakyat,” ujarnya.
Ia mengimbau pemerintah sudah mulai untuk membenahi sektor produksi, sehingga mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.
“Karena kalau kita lihat selama ini, sekali BBM itu naik harganya, walaupun harga minyak dunia turun, BBM di Indonesia ya tidak akan turun. Pemerintah harusnya serius membangun sektor energi ini,” ujarnya lagi.
Kalaupun ingin menyelaraskan dengan keinginan untuk menjaga perubahan iklim, Gembong Sumedi menyatakan pemerintah juga seharusnya mulai secara masif mempersiapkan instalasi untuk energi terbarukan ini.
“Jadi saat subsidi nantinya tidak diberikan lagi, masyarakat sudah bisa mengakses energi yang bersih dan murah. Jangan sampai, untuk energi terbarukan pun kita harus bergantung pada negara luar,” ungkapnya.
Sebagai penutup, Gembong menyatakan kenaikan harga BBM sudah pasti akan menyakiti rakyat.
“Karena, subsidi diberikan untuk kenaikan harga BBM. Tapi seperti yang kita ketahui, kenaikan harga BBM ini pasti akan mempengaruhi sektor lainnya. Nah, apakah subsidi yang digelontorkan bisa mencover kenaikan dari sektor lainnya itu? Kami dari PKS, berharap BBM tidak perlu dinaikkan. Kasihan masyarakat, akan semakin terbebani,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres
-
3 Cushion Mengandung Salicylic Acid yang Aman untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak
-
Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus
-
FC Twente Resmi Umumkan Perpanjangan Kontrak Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers
-
Resmi Debut, AND2BLE Hadapi Perubahan dan Mulai Awal Baru di Lagu Curious
-
Terpopuler: Sepatu Nike Tanpa Tali untuk Olahraga, Link Download Khutbah Idul Adha 2026 dari Kemenag
-
Terpopuler: 7 HP Midrange Rasa Flagship, Heboh WNI Diduga Buat Riset Palsu di Denmark
-
Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat
-
Terpopuler: VinFast Digugat Pemerintah, Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha
-
Niat Mandi Idul Adha, Lengkap Tata Cara dan Waktu Terbaik Melaksanakannya