Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Provinsi Banten meminta masyarakat mewaspadai penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) karena akan memasuki musim penghujan tahun ini.
Kepala Dinas Kesehatan Tata Dinas Kesehatan Kota Serang di Serang, Selasa (27/9/2022) mengatakan, banyak genangan air saat musim hujan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk Aedes aegypti yang dapat menularkan penyakit kepada manusia.
Oleh karena itu, masyarakat diminta menerapkan 3M, yakni Menguras tangki air, menutup dan mengubur sampah atau barang bekas.
"Kami memiliki 16 Puskesmas yang tersebar di 6 kecamatan, memiliki tenaga promotor yang mendukung kesehatan. Disana ada juga tenaga kesehatan lingkungan, dan petugas surveilans di puskesmas agar lebih agresif dalam melakukan kerja-kerja penyuluhan penanggulangan DBD di kota Serang,” ujarnya.
Dinkes Kota Serang mencatat ada sebanyak 459 kasus DBD dari Januari hingga September 2022. Dari jumlah ratusan kasus, diketahui dari hasil laporan dari 16 Puskesmas di enam kecamatan di Kota Serang.
Di antaranya, Puskesmas Kota Serang 36 kasus, Unyur 37 kasus, Singandaru 23 kasus , Rau 60 kasus, Ciracas 39 kasus, Cipocok Jaya 36 kasus, Banjar Angung 44 kasus, Banten Girang 50 kasus, Taktakan 45 kasus, Pancur 16 kasus.
"Sedangkan di Puskesmas Curug ada 11 kasus, Kalodran 7 kasus, Walntak 17 kasus, Kasemen 24 kasus, Kilasah 2 kasus dan Sawahluhur 12 kasus,” tambahnya.
Namun, lanjutnya, dalam upaya mengantisipasi peningkatan kasus DBD, Dinas Kesehatan Kota Serang telah melakukan berbagai kegiatan penyuluhan dan edukasi terkait pencegahan dan pemeliharaan kebersihan lingkungan sekitar.
“Intinya, untuk lebih memprioritaskan dan merawat lingkungan kita sendiri agar lebih sehat, membiasakan perilaku dengan hidup bersih dan sehat seperti kerja bakti lingkungan seminggu sekali," ujarnya.
Baca Juga: Erick Thohir dan Anindya Bakrie Resmi Miliki Saham Mayoritas Oxford United
(Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Pejabat Gubernur Banten Rangkul Generasi Muda Akrab Teknologi dan Taat Pajak
-
Status Gunung Anak Krakatau Tertutup Kabut 0-III, Kawah Asap Tidak Teramati
-
Waspada! Memasuki Pergantian Musim, Kasus DBD di Indonesia Alami Peningkatan
-
Bupati Serang Terima Penghargaan WTP ke-2 kali dari Kemenkeu
-
Polisi Kantongi Ciri-Ciri Perampok Toko Emas ITC BSD Serpong
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan