Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah kembali menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia atas pencapaian akuntabilitas pelaporan keuangan tahun 2022.
Penghargaan tersebut sejalan dengan capaian Pemerintah Kabupaten Serang dalam Pemberian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani kepada Bupati Serang saat Rakernas Akuntansi Pelaporan Keuangan Tahun 2022 di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (22/9/2022).
"Syukur Alhamdulillah, terima kasih kepada Kementerian Keuangan dan BPK RI serta kepada seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Serang. Ini merupakan pencapaian yang membanggakan," kata Tatu dalam keterangan tertulisnya.
Menurut Tatu, ini merupakan penghargaan kedua kali yang diterima dari Kementerian Kauangan RI terkait capaian opini WTP minimal 10 kali berturut-turut dari BPK RI.
"Ini akan menjadi pekerjaan rumah bagi kami, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Serang untuk terus menyuguhkan laporan keuangan yang lebih baik lagi," tambahnya.
Selain itu, kata Tatu, pelaporan keuangan bukan hanya soal akuntabilitas dan transparansi. Namun, penggunaan anggaran harus efektif, efisien dan bermanfaat bagi masyarakat.
"Selama lebih dari dua tahun, kami berada di bawah tekanan ekonomi yang sangat besar akibat Covid-19. Dan di tengah pandemi, kami terus bekerja keras untuk mempertahankan kinerja kami,” ujarnya.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencontohkan, tahun ini semakin banyak kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang mendapatkan sertifikasi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam laporan keuangannya.
Baca Juga: Relawan Ganjar Bikin Tandingan Bentuk Dewan Kopral, Hasto PDIP Sebut Cuma Guyonan Politik
Di pemerintah daerah mencapai 92,25 persen, naik dari 89,7 persen tahun lalu, atau ada 500 pemerintah daerah yang menerima WTP, sedangkan di tingkat pusat, Sri Mulyani mengatakan 83 dari 87 kementerian dan lembaga menerima WTP.
"Mengukir prestasi pada tantangan tertinggi, itu pencapaian yang luar biasa. Saya berharap tidak hanya dari status opini WTP. Tapi yang sangat penting bagaimana APBN dan APBD bisa benar-benar bermanfaat," ujarnya.
Namun, dia menekankan bahwa peraih penghargaan tidak boleh berpuas diri dan terlena. Karena tantangan masa depan Indonesia tidak mudah bagi dunia keuangan pusat dan daerah.
Anggaran negara (APBN), menurutnya, harus tetap menjadi pemelihara bangsa dan negara, yang memiliki fungsi distribusi, alokasi, dan stabilisasi.
"Terus jaga keuangan negara, APBN, APBD untuk menjadi instrumen, agar pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat," tutupnya.
(Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Biasa Merugi, Garuda Indonesia Catatkan Laba di Tahun 2022
-
Bupati Serang Ajukan Penundaan Penghapusan Honorer dan Anggaran untuk Gajih P3K
-
Polisi Kantongi Ciri-Ciri Perampok Toko Emas ITC BSD Serpong
-
Bawaslu Kabupaten Serang Siap Rekrut Panwascam
-
9 Warga Badui Meninggal Terjangkit Tuberkulosis dan Campak
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa