/
Rabu, 05 Oktober 2022 | 22:07 WIB
lesti kejora saat menjalani perawatan di rumah sakit. (cianjur.suara.com/Ist)

Rupanya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Lesti Kejora tidak hanya terjadi satu kali. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan berdasarkan pemeriksaan terhadap Lesti sebagai korban.

“Pernah juga si Rizky Billar emosi, marah dengan Lesti itu melempar bola billiard," ungkap Zulpan saat dihubungi, Rabu (10/522).

Untungnya, lanjut Zulpan, Lesti Kejora tidak terkena lemparan bola billiard itu. Karena Rizky Billar terpeleset saat melempar bola tersebut.

"Coba bayangkan kalau bola dilempar dan mengenai kepala, gimana bisa pecah?" kata Zulpan.

Selain itu, kata Zulpan, Lesti melaporkan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ke Polres Metro Jakarta Selatan itu merupakan puncak dari kejadian sebelumnya. 

"Yang dilaporkan tanggal 28 September itu bukanlah pertama kali dialaminya. Sebelumnya, dia (Lesti) sering mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Itu puncaknya dia (lesti) yang tidak bisa tahan lagi, dia melapor,” kata Zulpan.

Rizky Billar dan Lesti Kejora. (sumber: Instagram/@rizkybillar)

Diketahui sebelumnya Lesti Kejora telah melaporkan Rizky Billar ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Dalam laporan tersebut, Lesti Kejora mengaku dianiaya setelah menemukan bukti dugaan perselingkuhan Rizky Billar. 

Lesti Kejora mengaku dicekik hingga dibanting oleh sang suaminya. Yang mengkibatnya, dirinya cidera serius. Tulang lehernya sampai bergeser. Informasi sementara, Rizky Billar akan dijadwalkan untuk diperiksa oleh Polres Jakarta Selatan pada Kamis (6/10/2022) besok.

(suara.com)

Baca Juga: Fakta-fakta di Balik Kekalahan Timnas Futsal Indonesia dari Jepang

Load More