- Polisi menangkap empat pelaku pembunuhan terhadap Dimaris Isni Sitio yang ditemukan tewas di rumahnya, Rumbai, Pekanbaru, pada Rabu (29/4).
- Otak pelaku berinisial AF merupakan menantu korban yang merencanakan aksi bersama tiga pelaku lainnya untuk menguasai harta benda milik korban.
- Tersangka ditangkap di lokasi berbeda dan kini dijerat pasal pembunuhan berencana serta pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Suara.com - Kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan lanjut usia di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, akhirnya terungkap. Aparat kepolisian berhasil menangkap empat orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan yang berujung pada kematian korban.
Kepala Kepolisian Resor Kota Pekanbaru Muharman Arta menyatakan bahwa para pelaku ditangkap di lokasi berbeda, termasuk di wilayah Binjai, Sumatera Utara, dan Aceh Tengah.
"Empat pelaku sudah diamankan. Otak pelaku berinisial AF yang masih memiliki hubungan keluarga sebagai menantu korban," kata Kombes.
Korban diketahui bernama Dimaris Isni Sitio (60), yang ditemukan tewas di dalam rumahnya pada Rabu (29/4). Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup di area dapur dengan kondisi mengalami luka dan mengeluarkan darah di bagian wajah.
Dalam penyelidikan, polisi mengungkap bahwa pelaku berinisial SL berperan melakukan pemukulan terhadap korban, dengan bantuan dua pelaku lainnya berinisial E dan L.
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatan, seperti perhiasan emas, telepon genggam, laptop, serta uang asing milik korban. Sementara itu, alat yang diduga digunakan untuk menganiaya korban masih dalam pencarian.
Dari hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati sekaligus keinginan untuk menguasai harta benda korban.
"Selain itu, pelaku juga memiliki motif untuk menguasai harta benda korban," tambahnya
Saat proses penangkapan, para tersangka sempat mencoba melarikan diri sehingga aparat terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan mereka.
Baca Juga: Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan
Kini, keempat tersangka dijerat dengan pasal pembunuhan berencana serta pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Berita Terkait
-
Cium Aroma Rekayasa Kasus Pembunuhan Indramayu, DPR Minta Mabes Polri-Kejagung Turun Tangan
-
Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah
-
Australia Panas, Ratusan Warga Ngamuk Buntut Kematian Kumanjayi Little Baby, Siapa Dia?
-
Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif
-
Polda Riau Jadi yang Terbaik dalam Kelola Anggaran Polri, Ini Rahasianya
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
8 Tips Memilih Mobil Bekas yang Kondisi Mesin Masih Bagus, Jangan Asal Tergiur Murah
-
Win Metawin Cerita Momen Nonton Piala Dunia di Fan Meeting Jakarta, Kini Ingin Bawa Keluarga ke Bali
-
Kemenpar Buka Suara soal Polemik Foto Baju Kurung di Situs Indonesia.travel
-
YouTube Ditegur Kemkomdigi: Promosi Rokok Elektronik di Live Streaming Merupakan Pelanggaran Serius
-
Bonceng Tiga dan Bawa Celurit, Tiga Pemuda Diduga Jambret Diciduk Polisi
-
Tumbuh Tanpa Kehilangan Akar: Desa Kemiren dan Jalan Panjang Merawat Budaya Osing
-
AMORA Special Offer dari BRI, Nasabah Bisa Raih Reward Tunai hingga 12 Persen
-
Sering Bangun Malam untuk Buang Air Kecil? Jangan Dianggap Wajar, Bisa Jadi Tanda Pembesaran Prostat
-
Bebas Telat Bayar dan Denda, BRI Hadirkan Fitur Tagihan Terjadwal di Aplikasi BRImo
-
Aktivasi BRImo Lewat InvestASIK Bisa Dapat Cashback, Simak Syarat dan Ketentuannya