/
Jum'at, 07 Oktober 2022 | 17:23 WIB
tembok MTSN 19 Jakarta roboh akibat banjir, ilustrasi mtsn 19 jakarta roboh (ANTARA FOTO/Reno Esnir/nym)

Setelah itu, diketahui tiga korban meninggal dunia, yakni Dika, Dendis dan Adnan. Sementara itu, seorang siswa terluka atas nama Aditya
Daffa Luthfi.

Air meluap ke halaman sekolah

Akibat runtuhnya tembok tersebut, air mengalir dari saluran dan meluap ke halaman sekolah.

Ini karena tembok yang runtuh berbatasan langsung dengan saluran air di belakangnya. Akhirnya membanjiri seluruh halaman sekolah dan ruang lantai dasar hingga setinggi orang dewasa.

Sekitar pukul 17:10 WIB, pemadam kebakaran setempat mengerahkan tiga mobil untuk menyedot air yang membanjiri halaman sekolah.

Gubernur DKI Jakarta Takziah ke rumah korban

Anies Baswedan Melayat ke Rumah Korban Tembok Roboh MTsN 19 Jakarta (sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri)

Setelah kejadian naas itu terjadi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung mendatangi rumah salah satu korban tewas untuk memberikan penghormatan.

Anies tiba di salah satu rumah korban pada Kamis malam (10/06/2022) pukul 22.30 waktu setempat. Setibanya di rumah salah satu korban, Anies langsung menemui keluarga korban dan menyampaikan belasungkawa.

Dalam kesempatan yang sama, Anies mengatakan, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan fasilitas belajar sementara bagi siswi MTSN 19 Jakarta. Serta memberi dukungan untuk membantu membangun kembali gedung sekolah yang ambruk akibat diterjang banjir.

""Kami akan support, dan apa yang kami bisa dukung dari sisi Pemprov DKI untuk bisa membangun kembali kami siap untuk mendukung," ujar Anies.

Baca Juga: Anggota TNI Pukuli Satpam Shopee, Kapendam IX Udayana Bali: Kami Telusuri

(suara.com)

Load More