/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 16:15 WIB
NasDem Deklarasi Calon Presiden 2024 ; Anies Baswedan ; Surya Paloh (Suara.com/Alfian Winanto)

Partai Nasional Demokrat (NasDem) adalah partai yang telah secara resmi mengeluarkan pernyataan deklarasi untuk pencalonan presiden 2024.

NasDem resmi telah mencalonkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden pada pilpres 2024, yang baru-baru memiliki keunggulan secara survei elektabilitas dalam hal kelayakan.

Meski Partai NasDem baru berdiri pada 2011, namun partai ini memiliki sejumlah kekuatan besar, di mana telah menempati urutan kelima pada pemilu 2019 dengan 9,05 persen suara. 

Pengamat politik pun bahkan memprediksi bahwa NasDem bisa masuk pada peringkat tiga besar pada pemilu 2024 mendatang. Selain itu, partai tersebut juga telah resmi mengusung salah seorang tokoh populer seperti Anies Baswedan.

"Partai ini disebut memiliki kekuatan finansial dan modal politik yang mumpuni untuk bersaing pada pemilihan umum 2024," kata juru bicara di saluran YouTube Pintar Politik.

"Termasuk jika NasDem berhasil mengusung sosok seperti Anies Baswedan". lanjutnya.

Partai NasDem didukung oleh sejumlah pengusaha kawakan yang menggalang pendanaan besar dan kuat untuk membiayai partai biru itu.

Salah satu buktinya adalah pembangunan menara NasDem Tower di masa pandemi, yang mana menjadi kantor paling besar dan mentereng di Indonesia.

Selain itu, NasDem juga diketahui berani memodali Rp 5 hingga 10 miliar untuk setiap calon anggota parlemen atau legislatif pada saat pemilu 2014 lalu.

Baca Juga: Nani Wijaya Terlihat Renta dan Kurus, Warganet Kompak Doakan Kesehatan

Kekuatan NasDem di Kementerian Komunikasi dan Informatika: Waspadai Operasi Intelijen

Menkominfo Johnny G Plate. (sumber: Suara.com/Alfian Winanto)

NasDem memiliki kewenangan dan kekuasaan tersendiri dalam hal mengakses ke Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), hal ini dibuktikan dengan jabatan Menteri Johnny G Plate sebagai kader NasDem dan sempat menjabat sebagai Sekjen Partai tersebut.

"Kominfo memiliki berbagai alat canggih yang dapat digunakan untuk menganalisis strategi kampanye, ini seringkali menjadi tools untuk menganalisis persepsi," ungkap dalam diskusi Pintar Politik.

"Hal ini penting karena operasi intelijen di level negara, baik di partai politik, kini telah bergeser ke teknologi informasi dan komunikasi," tambahnya.

Dengan berdasarkan pada faktor-faktor tersebut, NasDem diyakini mampu menjadi Top 3 pada pemilu tahun 2024.


"Apalagi dengan mengusung Pak Anies, bahkan NasDem bisa masuk sebagai partai utama di pemerintahan mendatang." pungkasnya.

(suara.com)

Load More