/
Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:11 WIB
Ilustrasi Larangan Penggunaan Paracetamol Sirup Oleh IDAI. (unsplash)

4. Mendinginkan tubuh anak 

Saat anak demam, suhu tubuh naik, membuat tubuh terasa sangat panas. Oleh karena itu, kita dapat mendinginkan tubuh anak dengan cara berikut:

- Jangan memakai pakaian yang terlalu tebal 
- Jangan gunakan selimut berbahan tebal atau berlapis-lapis
- Lap tubuh anak dengan air hangat
- Gunakan kipas angin untuk menjaga sirkulasi udara disekitar anak
- Minum air yang sesuai dengan suhu ruangan 

5. Minum Jahe

Cara mengobati anak panas tidak selalu harus menggunakan paracetamol sirup. Secara tradisional, orang tua dapat meredakan demam anaknya dengan minum jahe.

Rempah ini memiliki senyawa antibakteri yang membuatnya efektif melawan demam. Perlu diingat bahwa tidak semua anak menyukai rasa jahe dan jangan terlalu banyak minum jahe karena dapat menyebabkan nyeri pada ulu hati. Kebanyakan orang tua memberikan sirup penurun demam, maka sebaiknya dihentikan sementara mulai sekarang.

Obat penurun panas selain Sirup Paracetamol

Ilustrasi gambar cara menurunkan demam anak tanpa obat. (sumber: freepik)

Obat sirup orang tua dapat mengganti sirup paracetamol dengan obat penurun panas yang direkomendasikan dokter.

Setidaknya ada dua jenis obat penurun demam yang bisa diberikan kepada anak secara bebas tanpa resep dokter. Obat untuk menurunkan demam itu adalah ibuprofen dan aspirin.

1. Ibuprofen 

Baca Juga: Nikita Mirzani Keluarkan Pernyataan Mengejutkan, Diduga Sindir Lesti Kejora dan Rizky Billar, Publik: Tidak Konsisten

Selain digunakan sebagai obat penurun demam, ibuprofen juga dapat meredakan peradangan atau radang (inflamasi) serta nyeri di tubuh. Obat Ibuprofen hanya boleh digunakan pada anak yang berusia di atas enam bulan. Selain itu, obat jenis ini tidak boleh diberikan kepada anak dengan gejala muntah yang berulang. 

2. Aspirin 

Selain digunakan untuk pereda demam, aspirin juga bermanfaat sebagai obat pereda nyeri ringan hingga sedang. Seperti sakit kepala, nyeri otot, sakit gigi, pilek, dan arthritis. Namun, jangan pernah memberikan obat jenis ini pada anak yang mengalami demam. Karena aspirin memiliki efek samping seperti mual hingga muntah, perdarahan saluran cerna, dan yang terberat yakni sindom Reye. 

Ketika akan memberikan aspirin pada seseorang yang demam, sebaiknya atas saran dokter karena obat ini memiliki efek samping yang lebih besar, apalagi terhadap anak-anak. 

Perlu diperhatikan, jangan pernah menggabung atau meminum secara bersamaan dua obat Ibuprofen dan Aspirin sebagai penurun panas ini. Sebaiknya gunakan salah satu saja dari obat penurun panas ini. Sebab apabila dikonsumsi secara bersamaan atau berdekatan akan berisiko menyebabkan overdosis. 

(suara.com)

Load More