Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan
Agung menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan skema kredit ekspor berbasis
perdagangan (SKEPB) rajungan dan daging sapi pada PT Surveyor Indonesia.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksan Agung Ketut Sumedana di Jakarta, Kamis,
menyebutkan penyidik telah melakukan gelar perkara dan memutuskan peningkatan penanganan
kasus tersebut dari penyidikan ke penyidikan umum.
"Berdasarkan gelar perkara pada tanggal 21 Oktober sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan
umum, jadi baru penyidikan umum," kata Ketut.
Dalam menelisik kasus tersebut, kata dia, penyidik telah memeriksa saksi kurang lebih 20 orang
dan sudah melakukan penggeledahan di tiga tempat. Penggeledahan itu pada tanggal 27 dan 28
Oktober lalu.
Ia menyebutkan tim penyidik melakukan penggeledahan di Kantor PT Surveyor Indonesia, Jalan
Gatot Subroto, kemudian di PT Asuransi Jasaraharja Putera.
"Selanjutnya yang nomor tiga yang kami geledah di kediaman Bambang Isworo (mantan Direktur
Operasi Surveyor Indonesia)," katanya.
Dari hasil penggeledahan tersebut, lanjut Ketut, penyidik menemukan dokumen-dokumen penting
yang terkait dengan perkara tersebut.
"Penyidik juga menyita barang-barang elektronik (BBE) yang terkait dengan perkara ini," kata
Ketut.
Ditegaskan pula bahwa kasus ini baru dalam tahap penyidikan umum, dan ditargetkan dalam
waktu dekat bakal ditingkatkan penanganan perkara menjadi penyidikan khusus.
Dalam perkara ini, kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Kuntadi, diduga Direktur
Operasi Surveyor Indonesia yang kala itu dijabat oleh Bambang Isworo berkegiatan bisnis di luar
institusinya. Selanjutnya yang bersangkutan ada dugaan menjaminkan institusinya dalam kegiatan
bisnis tersebut.
Baca Juga: Menpora Tidak Izinkan Konser 'Blackpink' di GBK
"Jadi, faktanya bagaimana? Nanti kami dalami," kata Kuntadi.
Ia menjelaskan bahwa PT Surveyor Indonesia (PTSI) merupakan salah satu BUMN dengan misi
awal membantu Pemerintah Republik Indonesia dalam memperlancar aliran barang modal dan
peralatan ke Indonesia.
PTSI memberikan beberapa layanan berupa pemeriksaan teknis, survei, pengkajian, penilaian
pengawasan, auditing, serta konsultansi. Layanannya, kata dia, mencakup berbagai bidang jasa,
termasuk industri, pemerintah, pengembangan wilayah, minyak dan gas bumi, mineral, sistem dan
sertifikasi, lingkungan, pertanian, serta manajemen outsourcing.
Dikutip dari laman resmi PTSI disebutkan bahwa Surveyor Indonesia menjadi mitra strategis bagi
pemerintah, swasta, dan patner kerja perusahaan lainnya untuk mengoptimalkan pemanfaatan
sumber daya dan produk dalam negeri pada bidang infrastruktur, kemaritiman, energi, dan
ketahanan pangan.
Mitra tidak hanya sebatas pelanggan ketika bekerja sama, tetapi sebagai rekan bisnis
berkelanjutan dalam hubungan jangka panjang
Sumber : Antara
Berita Terkait
-
Jaksa Penuntut Putri Candrawathi Pakai Tas Mewah Viral, Harga Talinya Puluhan Juta
-
DJP Serahkan Tersangka Pengemplang Pajak RK ke Kejagung, Rugikan Negara Rp 26,9 Miliar
-
Kasus Presiden ACT Ibnu Khajar CS Segera Disidangkan, Kejagung Beri Penjelasan Ini
-
Besok Bersaksi di Sidang, Kejagung Siap Pasang Badan Lindungi Ortu dan Pacar Mendiang Brigadir J: Kami Pantau Tertutup
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Usai Eksekusi, Hotel Sultan Mulai Dikosongkan
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?
-
3 Benda Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cukup Disimpan di Saku