Dalam sidang, kesaksian oleh sopir ambulans yang membawa jenazah Brigadir Yosua, Ahmad Syahrul Ramadhan sempat menceritakan kronologi saat dirinya tiba di Rumah Duren Tiga pada tanggal 8 Juli 2022.
Syahrul menjelaskan sesaat ia tiba di Rumah Duren Tiga, mobil ambulans yang ia kemudikan diminta parkir disisi samping rumah oleh beberapa petugas polisi. Setelah itu, Syahrul membawa tandu masuk ke dalam Rumah Duren Tiga.
Dia agak terkejut dengan banyaknya orang yang hadir kemudian melihat banyak orang yang membawa kamera di tempat kejadian setelah penembakan 8 Juli 2022 itu.
"Sampai didalam rumah, saya kaget karena ramai dan banyak orang dan banyak juga kamera. Saya mengikuti police line. Kemudian saya terkejut di samping tangga ada mayat," ungkap Syahrul.
Syahrul juga mengungkapkan bahwa jasad Yosua belum dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan masih berlumuran darah.
"Jenazah Yosua sudah ada di dalam kantong?" tanya Hakim.
"Belum, Yang Mulia. Masih tergeletak berlumuran darah," jawab Syahrul.
Lalu seorang anggota petugas polisi yang hadir di tempat kejadian meminta Syahrul untuk memeriksa denyut nadi Brigadir J.
“Saya disuruh salah satu anggota untuk cek nadinya. Saya cek udah tidak ada denyut nadinya.” terang Syahrul.
Syahrul kemudian melihat kondisi jasad tubuh Brigadir J yang mengenakan baju kaos dan masker tergeletak tak bernyawa. Dia juga melihat ada luka lubang peluru di dadanya seperti akibat tembakan senjata api.
"Iya Yang Mulia dan wajahnya tertutup masker Yang Mulia. Di dada Yang Mulia ada luka tembak, bolong," pungkasnya.
Ambulans dikawal dan ditumpangi seorang Provos
Sebelumnya, dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) juga memutarkan tayangan video ketika ambulans yang dikemudikan Ahmad Syahrul Ramadhan membawa jenazah Brigadir J ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Video tersebut memperlihatkan ambulans yang dikendarai Syahrul dikawal unit Provos Propam Polri. Syahrul juga mengatakan bahwa ada petugas polisi yang ikut menemaninya di ambulans.
"Ada mobil Provos Pajero, saya dibelakangnya. Lalu ada seorang anggota Provos turun. Nanya kamu sama siapa Ma? Saya sendiri. Akhirnya menemani saya di dalam mobil. Akhirnya saya jalan," ujar Syahrul bersaksi.
Kecurigaan pun Syahrul bertambah ketika jenazah Brigadir J tidak dibawa segera ke kamar Jenazah, padahal menurut Syahrul, Brigadir Yosua sudah jelas tak lagi bernyawa.
Syahrul yang membawa jenazah Brigadir J justru diarahkan ke bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat tiba di RS Polri Kramat Jati.
Syahrul pun bertanya kepada seorang petugas polisi terkait alasan kenapa Brigadir J dibawa ke IGD.
"Saat itu nggak langsung dibawa ke kamar Jenazah, dibawa ke IGD. saya tanya, Pak izin, kenapa dibawa ke IGD dulu? Katanya, saya juga ngga tahu mas. Saya ikuti arahan," terang Syahrul.
Tag
Berita Terkait
-
Hakim Bingung, Sopir Ambulans Dilarang Pulang tapi Disuruh Tunggui Jenazah Brigadir J hingga Subuh tanpa tau alasannya
-
Ngaku Bertiga Bareng Jenazah Yosua di Mobil, Jawaban Polos Sopir Ambulans Bikin Pengunjung Sidang Sambo Ketawa Geli!
-
Fakta Kesaksian Sopir Ambulans, Disuruh Periksa Nadi Brigadir J hingga Diarahkan ke IGD RS Polri
-
Sopir Ambulans Ungkap Petugas IGD RS Polri Kebingunan saat Lihat Kantong Jenazah Yosua: Waduh!
-
Tak Tahu Diminta Bawa Jenazah Yosua, Sopir Ambulans Sempat Tanya ke Anggota Provos: Yang Sakit Mana Pak?
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Dampak Gempa Palu Magnitudo 6,7: Bangunan dan Rumah Wilayah Sulawesi Rusak
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
13 Kali Gempa Susulan Terjadi di Palu, Ini Imbauan Terbaru BNPB
-
DPRD Siak Soroti Kinerja Plt Direktur BSP, Didesak Mundur Imbas Proper Merah
-
2 WN Tiongkok Dideportasi Gegara Masuk Ilegal ke Indonesia
-
6 Tanda Kamu Harus Melakukan Peeling Wajah Menurut Dokter Kecantikan, Bye-bye Flek Hitam
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
-
Bocor Sebelum Waktunya, Inikah Penampakan 'Fortuner Baru' Berdesain Agresif SUV Masa Depan Toyota?
-
Belanda Gagal Menang di Laga Perdana Piala Dunia 2026, Virgil van Dijk Kritik Aturan Baru FIFA
-
D.O. EXO Konfirmasi Comeback Solo, Album Baru Dijadwalkan Rilis Agustus