/
Rabu, 09 November 2022 | 16:12 WIB
Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian usai upacara serah terima jabatan pejabat utama Polri dan Kapolda Metro Jaya di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/7). (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J. Mahesa, menilai tidak ada perang bintang  di tubuh institusi Polri, seperti yang diisukan belakangan ini. Desmon malah melihat bahwa adanya kerusakan sistemik di tubuh Polri. 

"Perang bintang itu menurut saya ngga ada, cuma sistemnya yang rusak," ungkap Desmond di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/11/2022).

Desmond juga menyoroti pertemuan mantan-mantan Kapolri dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam beberapa waktu lalu. Ia mempertanyakan ketidakhadiran dua mantan Kapolri.

“Kalau kita baca, kenapa para Kapolri, para mantan Kapolri, tidak ada yang ngajak dua mantan Kapolri lainnya? berarti kan sudah jelas dong, dua (mantan) Kapolri yang tidak ikut itu adalah sumber masalahnya," ujar Desmond. 

Tak hanya itu, Desmond juga menelusuri jejak Irjen Ferdy Sambo yang merupakan mantan Ketua Satgassus Polri. Satgassus yang dibentuk pada era Kapolri sebelumnya yang kini telah dibubarkan.

Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond Junaidi Mahesa. (sumber: Suara.com/Novian Ardiansyah)

Adapun yang menjadi sorotan Desmond, yakni Kapolri-Kapolri yang berperan dalam pembentukan dan mempertahankan adanya Satgassus. Mantan Kapolri yang dimaksud Desmond adalah Tito Karnavian dan Idham Azis.

"Kalau kita selidiki dan telusuri Sambo, Sambo itu Satgassus. Siapa yang bikin satgassus? Ya Tito, ya Idham," tegas Desmond.

"Kerusakan yang terjadi hari ini disebabkan oleh dua Kapolri yang nggak bagus itu, gitu loh. Yang mantan-mantan Kapolri nggak mau ngajak mereka," lanjut Desmond. 

Isu Perang Bintang di Internal Polri

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD (sumber: suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Isu adanya perang bintang di kepolisian diangkat oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. Dikatakannya, para Jenderal di Polri saat ini sedang membuka boroknya.

Baca Juga: [WOW] Viral Video Lebih Panas dari Kebaya Merah

Hal itu diungkapkan Mahfud menanggapi kemunculan sosok Ismail Bolong yang menyatakan didesak dan ditekan oleh mantan Karopaminal Divisi Propam Polri,  Hendra Kurniawan untuk membuat video pengakuan sebagai pengumpul batu bara ilegal dan menyetorkan uang sebesar Rp 6 Miliar ke Kabareskrim Polri, Komjen Pol Agus Andrianto.

"Isu perang bintang terus mengemuka. Dalam perang ini, para petinggi yang sudah berpangkat bintang saling buka kartu," kata Mahfud kepada wartawan, Minggu (6/11/2022).

Mahfud MD juga menilai agar situasi dan kondisi tersebut segera cepat diselesaikan.

"Ini harus segera kita redam dengan mengukir akar dari masalahnya," kata Mahfud MD.

Load More