Bukan kali pertama artis Ruben Onsu membongkar kasus Taman Pendidikan Sarwendah, yang berada di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar).
Ruben dengan terbuka membuka kasus kalau memang selama ini Taman Kanak-Kanak (TK) milik Sarwendah selalu mendapat masalah, dan itu bukan satu atau dua kali terjadi.
Menurut Ruben, kasus ini merupakan kali ketiga terjadi, yakni teror dari orang tidak dikenal (OTK).
"Sudah tiga kali Taman Pendidikan Sarwendah yang terletak di Cipetir Cikidang mendapat perlakuan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab," kata Ruben Onsu di Instagram yang diunggah pada Minggu (13/11/2022).
Ruben membongkar hal itu dengan mengunggah potret kaca jendela Taman Pendidikan atau TK milik kelolaan Sarwendah, istrinya pecah.
Kabar kurang sedap itu pun jadi viral, dan netizen memberi kekuatan kepada sang presenter tersebut.
Ruben Onsu melanjutkan, orang tidak dikenal tersebut menyerang dengan menghancurkan kaca. Ini seakan-akan memberangus pendidikan anak.
Kejadian itu terjadi ketika anak-anak sedang belajar. "Sedih sekali pasti anak-anak belajar di situasi cemas, dan takut jika kembali peristiwa tersebut," kata suami dari Sarwendah itu.
Ia berharap semoga pelaku bisa tahu betapa bahayanya untuk anak-anak yang belajar yang kemudian menimbulkan trauma.
Baca Juga: Cegah Stunting, Korem 064/MY Kolaborasi dengan Pemprov Banten
"Ya Allah, kok tega banget sih, motifnya apa coba sampai kayak gitu, padahal itu tempat pendidikan,"
kata @evi******.
"Heran banget sama orang-orang kayak gitu, orang keluarga Ruben ngak ganggu kehidupan kalian. Kenapa sih sibuk mengusik kehidupan orang, gabut banget hidup lho," sambung @diahzh******.
Selain dinyinyir netizen terhadap pelaku, juga mendoakan Ruben dan keluarganya.
Foto profil rulynando
"Sabar ya Ayah, untuk menjadi orang baik dan bisa membantu sesama saja masih saja ada yang membenci. Semoga ayah ruben tetap menjadi orang baik dan banyak membantu sesama. Semangat ayah..." tutur @rulynando******.
"Yang melakukan itu pasti orang tidak berpendidikan, padahal fasialitas untuk pendidikan kenapa di rusak nga ingat anak cucu mereka kelak yang butuh pendidikan," ucap @silvialiana******.
Usai membongkar kasus ini, Ruben Onsu kemudian melapor ke Lurah dan kepolisian sektor Cipetir. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak.
"Terima kasih untuk Polsek Cipetir, Cikidang, Pak Lurah Ramdan @heidyhellena and family, yang sudah membatu untuk memproses ini demi keamanan anak-anak kami yang belajar di sana," ujar Ruben Onsu. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Politik Selebritas: Ketika Pejabat Dipuja Layaknya Artis Idola
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax