- Wagub Rano Karno optimis parkir liar Tanah Abang yang mematok tarif tinggi akan tertib dalam tiga hari ke depan.
- Pemprov DKI Jakarta menindak tegas parkir liar karena menyebabkan kepadatan dan kemacetan menjelang hari raya.
- Polisi telah menangkap delapan preman berkedok juru parkir yang mematok tarif parkir mobil Rp100.000 di lokasi tersebut.
Suara.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno meyakini persoalan parkir liar di Tanah Abang yang mematok harga hingga Rp100.000 bisa kembali tertib dalam tiga hari ke depan.
"Pasti Satpol PP, Polisi juga sudah turun, teman-teman dari TNI juga sudah turun. Saya yakin dalam 2-3 hari akan jauh lebih tertib," kata Rano di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (17/2/2026).
Rano menegaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak menoleransi adanya parkir liar di Tanah Abang. Menurutnya, saat ini kondisi di sana sedang padat dan sering macet karena masyarakat banyak yang berbelanja kebutuhan menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Oleh karena itu Pemerintah Jakarta akan segera menertibkan para juru parkir liar di wilayah itu.
"Terpaksa ditindak juga, ada yang ditangkap, dikasih pembinaan. Mudah-mudahan itu akan menjadi jauh lebih baik lagi," ujar Rano.
Diketahui, polisi menangkap delapan pria yang diduga preman berkedok juru parkir liar di kawasan Tanah Abang. Mereka memasang tarif parkir mobil Rp 100.000 dan sepeda motor Rp 60.000.
Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, mereka yang berhasil tertangkap telah dibawa ke Polsek untuk diambil keterangan.
Tindakan ini dilakukan agar isu viral tidak meluas dan untuk menciptakan situasi kondusif.
"Polsek telah mengambil tindakan terhadap berita viral agar tidak semakin berkembang dan guna menciptakan situasi yg kondusif, dengan membawa tukang parkir yg terindikasi melakukan pungli untuk diambil keterangan," jelas dia.
Baca Juga: Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
Berita Terkait
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15 Kg Lebih dari Jakarta hingga Pamulang
-
Bikin Tanah Abang Macet, Mobil Parkir Liar 'Digulung' Satlantas dan Dishub
-
Pramono Anung dan Deklarasi 'Kerja Otak': Saat Gorong-gorong Tak Lagi Jadi Panggung Pemimpin Jakarta
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
-
Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay
-
Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun
-
Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza
-
Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026
-
Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran
-
LPSK Pasang Badan, Lindungi PRT di Jaksel yang Diduga Dianiaya dan Dilaporkan Balik Majikan
-
23 Gedung di Jakarta Terancam Disegel Imbas Tak Punya Izin SLF, Termasuk Pasar Asemka!
-
Reaksi Presiden Irlandia Usai Adiknya Ditangkap Israel di Global Sumud Flotilla
-
Membongkar Modus Predator Pengelana Feri: Mengapa Janji Loker di Medsos Masih Ampuh Jerat Mahasiswi?