/
Selasa, 22 November 2022 | 16:47 WIB
Titik lokasi Sesar Cimandiri saat terjadi gempa Cianjur, Jawa Barat. (Daryono/Twitter)

BMKG mencatat 130 gempa susulan di Cianjur, Selasa (22/11/2022). Setelah gempa bumi mengguncang Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dengan kekuatan magnitudo 5,6, Senin 21 November 2022.

Peristiwa yang terjadi pukul 13.21 WIB banyak korban jiwa berguguran, infratruktur bangunan rumah rusak berat hingga ringan, fasilitas publik rusak menurut data Pemprov Jawa Barat, kemarinm hingga Selasa hari ini.

Sementara itu Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengurai, bahwa gempa susulan hingga pukul 12.00 WIB Selasa ini berjumlah 130 gempa.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami, Daryono mengatakan di dalam rapat Komisi V DPR RI, bahwa "Kita sudah mencatat 130 kali gempa susulan".

Gempa susulan paling rendah dengan magnitudo 1,2 dan gempa susulan paling tinggi magnitudo 4,2 SR.

"Tampaknya ada tren aktivitas magnitudonya semakin melemah," kata Daryono, Selasa (22/11/2022).

Daryono menjelaskan, rekapitulasi data gempa susulan sejak gempa awal terjadi, BMKG membukukan setiap 6 jam.

Data Gempa Susulan Cianjur

jokowi saat meninjau lokasi gempa cianjur (sumber: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

 

Data Gempa Susulan per 6 Jam di Cianjur Jawa Barat

  1. Enam Jam Pertama sebanyak 62 gempa
  2. Enam Jam Kedua sebanyak 39 gempa
  3. 6 jam ketiga sebanyak 17 gempa
  4. 6 Jam keempat sebanyak 4 gempa

"Dari total tren keseluruhan menandakan kondisi akan aman kembali," ucap Daryono.

Diberitakan sebelumnya gempa terjadi pada koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur, sekitar 10 kilometer barat daya Kabupaten Cianjur dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga: Kepulauan Nias Kapan Jadi Provinsi? Provinsi Papua Barat Daya Sah

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Cianjur mencatat, hingga Senin (21/11) pukul 21.30 sebanyak 162 orang meninggal dunia, 326 warga luka-luka dan 13.784 warga mengungsi. [*]

Load More