Upaya menuntaskan kasus pelecehan seksual oleh oknum dosen terhadap mahasiswi Universitas Andalas atau Unand di Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Pihak Universitas Andalas menonaktifkan oknum dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual saat terjadi beberapa bulan lalu tahun 2022.
Melansir situs Teraskabar.com, Rabu (21//12/2022) melaporkan bahwa oknum dosen yang diduga melecehkan mahasiswi yang kasusnya mengapung medio Oktober 2022 dinonaktifkan.
Bahkan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unand sedang menyelidiki, dengan mengumpulkan barang bukti. Investigasi tersebut dengan mendahulukan pembelaan terhadap mahasiswa terduga korban pelecehan seksual oleh dosen berinisial KC.
Masih menurut laporan Teraskabar.com, bahwa pihak Universitas Andalas di Padang, Sumatera Barat akan menuntaskan kasus pelecehan seksual yang menyeret perguruan tinggi terbesar di Indonesia itu.
Menurut data laporan Ketua Satgas PPKS Unand, Rika Susanti, kalau pihaknya sedang menangani kasus tersebut.
Sebelum penonaktifan oknum dosen terduga pelaku pelecehan seksual oleh Kampus Unand. Satgas PPKS Universitas Andalas telah memeriksa di Oktober 2022.
Rika Susanti melanjutkan, bahwa penanganan termasuk penyelidikan kasus tindak pidana secara hukum itu, Satgas merujuk atas Persekjen Nomor 17 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Permendikbud No 30 tahun 2021, terkait pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.
Selain itu Satgas PPKS Unand memberikan pendampingan terhadap mahasiswi nonaktif yang merupakan terduga korban pelecehan seksual.
Baca Juga: Cerita First Impression Anastasya Kosasih dengan Gofar Hilman yang bikin 'bengong'
"Pihak kampus Unand Padang bakal menuntaskan kasus dugaan pelecehan seksual tersebut, untuk keberlangsungan pendidikan korban," ucap Ketua Satgas PPKS Unand Rika Susanti. [*]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur