Terlilit hutang dan demi menafkahi tiga orang anaknya, seorang perempuan paruh baya berinisial SU (51) nekat mencuri motor milik tetangganya sendiri di daerah Tambora, Jakarta Barat, tindakan curanmor pelaku terjadi pada Selasa, (20/12/2022) lalu.
Aksi pencurian bermula ketika pelaku melihat kunci motor milik tetangganya yang masih menggantung saat parkir di depan rumahnya. Lalu, pelaku mengambil kunci tersebut dan menyimpannya selama beberapa hari.
Kapolsek Tambora, Kompol Putra Pratama mengatakan aksi pelaku dilakukan saat keadaan sepi.
"Tiga hari kemudian, pada saat keadaan sepi motor korban baru dia bawa kabur,” kata Putra dalam keterangannya, Kamis (29/12/2022).
Kemudian oleh pelaku motor hasil curiannya tersebut dijual kepada kerabatnya sendiri berinisial PA (58).
“Dijual seharga Rp1,8 juta," ujarnya.
Anwar, tetangga yang kehilangan motor lalu melapor ke Polsek Tambora dan petugas kemudian melakukan penyelidikan. Setelah mendapatkan bukti petunjuk saat penyelidikan yang mengarah ke pelaku, petugas akhirnya menangkap emak-emak tersebut di kediamannya.
"Pelaku nekat mencuri karena terlilit banyak hutang, dan menjadi tulang punggung keluarga dengan tiga orang anak, terang Putra.
Selain itu hasil curian tersebut digunakan oleh pelaku untuk memberi makan ketiga anaknya.
"Uang hasil curian itu digunakan untuk makan sehari-hari," lanjut Putra.
Baca Juga: Buntut Panjang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Gugat Presiden Jokowi
Korban yang merasa iba dengan kondisi perekonomian pelaku akhirnya mencabut laporan dan tidak melanjutkan proses hukum emak-emak tersebut dan mengaku sudah memaafkan pelaku. Namun, Anwar meminta motor miliknya dikembalikan.
"Kami dari Polsek Tambora memfasilitasi penyelesaian melalui mekanisme restoratif justice terhadap kasus ini karena faktor kemanusiaan," tutur Putra.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tambora Iptu Rizky Ari Budianto mengatakan setelah melakukan mediasi korban akhirnya sepakat untuk mencabut laporan yang telah dilayangkan.
"Korban memaklumi kondisi perekonomian pelaku dan kedua belah pihak sepakat untuk berdamai dengan membuat surat perdamaian dan pencabutan laporan," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Pencurian Handphone untuk Biaya Pengobatan Usus Buntu Berakhir Damai
-
Apes! Tas Pengunjung Digondol Maling saat Makan di Mal, Pelaku Diduga Nyamar jadi Pelayan Restoran
-
Buntut Penangkapan Kasus Narkoba, Sekelompok Orang Bersenjata Tajam di Kampung Ambon Ngamuk
-
Penumpang Mudik Natal dan Tahun Baru 2023 Terpantau Ramai di Terminal Kalideres
-
Viral! Polisi Ini Sebut 'Padang Pelit' Langsung Dimutasi
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru BI di Jawa Tengah untuk Lebaran 2026
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Terpopuler: 5 Tablet RAM 16 GB Termurah, Kode Redeem FF Berhadiah Gloo Wall Ramadan
-
Kartu Pokemon Milik Logan Paul Laku Fantastis, Tembus Rp277 Miliar
-
Mark, Badut di Sirkus Kooza yang Bikin Ketawa Sekeluarga Lewat Humor Hangatnya
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Kritik Kebijakan Jadi Pelanggaran HAM? Logika Terbalik Menteri Pigai
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho