/
Selasa, 10 Januari 2023 | 14:48 WIB
Klarifikasi dan permintaan maaf Tiko kepada keluarga Ayah Tiko dari istri Pertama. (YouTube/Pratiwi Noviyanthi)

Publik selalu dibuat penasaran dengan kisah-kisah Tiko yang merawat sang Ibu Eny yang mengalami ganggauan kejiwaan yang kemudian viral beberapa waktu belakangan ini. Bahkan, dari kisahnya itu membuat netizen bertanya-tanya mengenai keberadaan ayahnya dan keluarga lainnya. 

Namun, Tiko sempat mengatakan bahwa alasan dia mengurus dirinya sendiri karena orang tuanya sudah bercerai sejak dia masih kecil. Eny Sukaesih merupakan istri kedua dari ayahnya yakni Herman Mudji Susanto.

Sejak orang tuanya berpisah, Tiko sendiri pun belum melihat ayahnya lagi sejak saat itu. Cerita Tiko tentang ayahnya, Herman Mudji Susanto, ternyata membuat keluarga dari istri pertama ayahnya kecewa.

Menurut keluarga sang ayah, pernyataan Tiko itu tidak benar. Kata-kata tersebut dianggap lancang dan membuat sang ayah merasa bersalah. Bahkan, keluarga sang ayah menyebut sosok ibu Tiko alias Eny justru memiliki sifat buruk

Sementara itu, kerabat dari ayah Tiko bernama Sumaryono pun belum lama ini muncul. Dalam video di channel YouTube Dendenny, Sumaryono menjelaskan isu seputar pemberitaan Tiko yang belakangan ini viral.

Sumaryono mengungkapkan bahwa ibu Eny juga memiliki riwayat gangguan jiwa. Bahkan, ibunda Tiko disebut sempat dirawat di rumah sakit jiwa (RSJ) sebelum menikah. 

"Saya denger dulu, ibu Eny sebelum nikah itu pernah di RSJ, ada kelainan ada riwayat gitu," ungkap Sumaryono dalam video yang diunggah pada Sabtu (7/1/2022). 

Sumaryono selaku kerabat ayah Tiko, Herman Moedji Susanto. (sumber: YouTube)

Kemudian, Sumaryono menceritakan soal ayah Tiko meninggalkan dan menelantarkan anaknya itu tidak benar. Pasalnya, orang tua Tiko berpisah karena suatu masalah.

“Jangan sampai Pak Herman itu kayak difitnah, kayak dia meninggalkan anak,” kata Sumaryono. 

Baca Juga: Pernah Ada Konflik Internal, Menilik Sejarah Panjang PDIP yang Kini Berusia Setengah Abad

Ia juga menjelaskan, karakter ibu Eny memang selalu keras dari dulu. Hal ini juga yang membuat keluarganya tidak mengunjungi Tiko dan bu Eny. Selain itu, kondisi ibunda Tiko yang berstatus janda, Sumaryono juga enggan mendatanginya karena takut dianggap buruk. Sifat bu Eny yang keras itu dinilai berbanding terbalik dengan sifat ayah Tiko.

Ayah Tiko justru sebenarnya sangat baik. Bahkan, Sumaryono mengaku ayah Tiko selalu memberikan hadiah kepada keponakannya. 

“Kita tahu karakter Bu Eny itu keras, makanya kami keluarga ke sana takut gimana gitu. Pak Herman itu, kalau sama keponakan memberi apapun gitu,” lanjutnya.

Adapun cerita tentang perpisahan itu sendiri, Sumaryono mengatakan hal itu mungkin terjadi karena perbedaan pendapat tentang masalah ekonomi.

Potret Rumah Mewah Tiko dan Bu Eny Usai Dibersihkan, Mereka Bisa Tidur Di Mana? (sumber: Dok: YouTube/The Hermansyah)

Apalagi dulu, ayah Tiko dulu memiliki banyak bisnis. Namun, karena masalah ini, yang membuat ibu Eny mungkin tidak dapat menerima situasi yang menyebabkan pertengkaran. 

Cekcok karena mungkin masalah ekonomi, karena dulu kan jaya, bisnisnya makin redup, enggak terimakan wanita-wanita, jadi ya enggak tahu. Kalu Tiko masih kecil,” ujar Sumaryono. 

Load More