Erupsi Gunung Marapi Sumbar mengancam sebanyak 173.334 warga atau (173 ribu lebih) penduduk yang bermukim di lima kecamatan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Hal tersebut tutur data dari BPBD Agam Sumbar, Kamis (12/1/2023) yang terus memantau perkembangan aktivitas gunung api yang berada di antara dua daerah, Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam.
Bahkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga terus melaporkan pantauan aktivitas gunung marapi tersebut. Kepala Badan Pelaksana (Kalaksa) BPBD Agam, Bambang Warsito mengatakan, dampak erupsi dapat membahayakan ribuan warga di sini (Agam-red).
"Ada 173 ribu lebih warga bermukim di lereng Marapi, jumlah tersebut dalam hitungan Kepala Keluarga sebanyak 50.256 KK dan berada di zona bahaya, andaikata Gunung Marapi erupsi terus menerus," ungkapnya, Kamis hari ini.
Daftar Jumlah Warga di 5 kecamatan Kabupaten Agam
Jumlah warga yang bermukim di lima kecamatan di Kabupaten Agam, Sumatera Barat antara lain di bawah ini:
1. Kecamatan Sungai Pua (27.127 jiwa / 7.443 Kepala Keluarga)
2. Kecamatan Canduang (25.679 jiwa / 7.596 KK)
3. Kecamatan Banuhampu (38.431 jiwa / 10.869 Kepala Keluarga)
4. Kecamatan Baso (37.099 jiwa / 11.351 KK)
5. Kecamatan Ampek Angkek (44.998 / 12.998 kepala keluarga)
Masih kata Kalaksa BPBD Agam, Bambang Warsito menyampaikan, pihaknya saat ini sedang mematangkan rencana kesiapsiagaan bencana alam.
Sekait dengan jalur evakuasi, pihaknya telah memetakan jalur. "Jalur di sekitar kantor camat canduang akan jadi jalur evakuasi," katanya.
Adapun untuk titik kumpul BPBD Agam memusatkan di Koto Hilalang menuju Lapangan Kantin Kota Bukittinggi.
Sementara itu melansir dari serang.suara.com, Kamis (12/1/2023), aktivitas Gunung Marapi Sumbar terus mengeluarkan abu vulkanik.
"Pagi tadi hingga sore terus mengeluarkan abu dari kawah, dan tadi pagi itu tinggi kolom abu mencapai 1000 meter dari atas puncak marapi," ucap Kepala Pos Pemantau Gunung Marapi, Teguh Purnomo, Kamis sore tadi. [*]
Tag
Berita Terkait
-
Gunung Marapi Erupsi Capai 1000 Meter Kolom Abu, PVMGG: Level Waspada
-
Dampak Letusan Gunung Kerinci, 3 Jorong Dihuni Ratusan Jiwa di Solok Selatan Dilanda Hujan Abu Vulkanis
-
Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Ratusan Kali Sejak 5 Hari Terakhir, Lontaran Abu Letusan Setinggi 1 Kilometer
-
Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Lagi, Lontaran Abu Capai 800 Meter
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Dari Jalanan hingga Pertarungan Siluman: Budaya Jepang dalam Teito-kun!
-
5 Kipas Angin Kencang, Awet, dan Hemat Listrik, Mulai Rp100 Ribuan
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Wilayah Kepulauan, Wujud Nyata Komitmen untuk Negeri
-
KARD Resmi Umumkan Bubar, Album Penuh Pertama dan Tur Dunia Jadi Perpisahan
-
Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah
-
Keras! Guru Besar UNJ Sebut Program Makan Bergizi Gratis Jadi 'Proyek Berbagi Keuntungan'
-
Pengguna SeaBank Tembus 30 Juta, Perputaran Uang Capai Rp 6 T per Hari
-
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
-
Makanan Terbaik dan Terburuk sesuai 4 Jenis Kulit agar Kulit Sehat Menurut Ahli
-
Prabowo Terima Kunjungan Kerja PM Singapura di Istana, 26 MoU Akan Ditandatangani