/
Selasa, 24 Januari 2023 | 12:20 WIB
Ilustrasi pembunuhan. (Shutterstock)

Dua orang pemuda di Cikupa, Tangerang, Banten menjadi korban pembacokan aksi keji geng motor, satu dari dua korban tersebut dinyatakan tewas. Kini, Polres Kota Tangerang memburu pelaku yang telah menghilangkan nyawa seseorang dengan tebasan senjata tajam.

Dua korban pembacokan geng motor diketahui berinisial MA (20) dan AS (20). MA tewas setelah dikeroyok dan alami luka serius akibat tebasan senjata tajam.

Kapolresta Tangerang Kombes Sigit Dany Setiyono membenarkan perisitiw itu dan pihaknya kini sedang memburu para pelaku penganiayaan hingga menyebabkan nyawa hilang.

"Sementara kita masih lakukan penyelidikan, kita dalami saksi-saksi. Memang ada beberapa saksi yang kita mintai keterangan. Untuk pelakunya masih dalam pendalaman," kata Sigit saat dikonfirmasi Senin (23/1/2023) malam.

Lokasi penganiayaan hingga menyebabkan korban jiwa itu terjadi di Kampung Kadu Lembur, RT 08 RW 03 Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (22/1/2023) subuh pukul 04.00 WIB.

Dari keterangan saksi, Sigit menjelaskan awal terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku dan korban dengan menggunakan sepeda motor. Dengan mengedarai tiga sepeda motor korban dikejar oleh pelaku yang berjumlah enam orang sambil membawa senjata tajam.

Pelaku kemudian menyerang korban dari arah belakang, naas pelaku berhasil menyarangkan tebasan senjatanya ke tubuh korban. Hingga membuat AS dan MS jatuh tersungkur namun meski demikian korban berusaha kabur.

Sayangnya kondisi luka korban yang parah dan serius, pelaku berhasil mengepung korban dan dikeroyok kembali.

"Korban MA mengalami luka parah hingga akhirnya meninggal dunia, pasca kejadian kelompok gangster melarikan diri, kemudian saksi yang melihatnya langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Tangerang," papar Sigit.

Baca Juga: Jhon LBF Dituding Seenaknya Pecat Karyawan, Gimana Sih Aturan yang Benar Sesuai UU Cipta Kerja?

Sigit menerangkan, dari keterangan saksi, peristiwa penganiayaan dan pembacokan itu bermula cekcok antar geng motor.

Sigit menuturkan pihaknya sedang memburu pelaku dan sekaligus memberantas aksi gengster di wilayahnya.

"Dari saksi ada beberapa pelaku. Kita harus memastikan dengan sumber lain. Kedua belah pihak ini sama-sama geng motor, kita upayakan mendapat keterangan dari kedua belah pihak," terangnya.

"Sekaligus kita berupaya melakukan mitigasi terhadap fenomena gangster ini. Sehingga harus diungkap jaringannya kedua geng motor ini," sambung Sigit.

Load More