/
Rabu, 01 Februari 2023 | 15:59 WIB
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh membuka kemungkinan partainya bergabung dengan Golkar, PAN dan PPP di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) untuk Pilpres 2024. (Suara.com/Novian)

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan sederet kesepakatan usai bertemu dengan Ketua Umum DPP partai NasDem Surya Paloh di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (1/2/2023).


Perjanjian kesepakatan yang dimaksud adalah menyatakan bahwa sebagai partai pendukung pemerintah sama-sama bersyukur atas keberhasilan dalam penanganan berbagai kondisi yang dialami Indonesia.


Mulanya Airlangga mengatakan bahwa pertemuannya dengan Surya Paloh membahas banyak hal. Namun, ada yang bisa disiarkan secara publik, ada pula yang tertutup.


Menurut Airlangga, adanya pertemuan tersebut pertama Surya Paloh mengajak Golkar agar bisa bersyukur setelah tiga tahun menghadapi ketidakpastian di Indonesia.


“Kita tidak tahu bagaimana menghadapi Covid dan juga dengan tekanan ekonomi dalam 3 tahun ini. Alhamdulillah dengan modal dasar stabilitas politik partai-partai pendukung Bapak Presiden Joko Widodo, termasuk di sini , Partai Golkar dan Partai Nasdem, kita bisa melampaui badai,” kata Airlangga usai rapat di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (1/2/).

Pertemuan Partai Golkar dan Nasdem ; Airlangga Hartanto dan Surya Paloh (sumber: Suara.com/Alfian Winanto)

Yang kedua, kata Airlangga, Nasdem dan Golkar sama-sama menghadapi ketidakpastian ke depan. Terutama soal menghadapi Pemilu 2024.


“Ini juga masuk di dalam tahun politik, tetapi kita bersepakat bahwa partai politik pendukung bapak Presiden harus tetap solid. Karena ini adalah momentum yang tidak boleh kita lepaskan,” ujarnya.


Kemudian, Menko bidang Perekonomian itu menyampaikan bahwa Indonesia mendapatkan kepercayaan global setelah KTT G20. Menurutnya, penting bagi kedua partai untuk menjaga stabilitas politik, misalnya tentang soal program pemerintah terkait aturan penyelenggaraan pemilu di daerah pemekaran baru di Papua.


Semua itu, kata Airlangga, pada akhirnya kedua pihak sepakat bisa bersyukur bisa melewati dinamika politik dengan baik.

Baca Juga: Kabar Terbaru Fenny Bauty, Tinggal di Kota Kecil di Belanda dan Buka Restoran Indonesia


“Jadi tadi kesepakatannya kita bersyukur kepada Allah SWT sebagai dua partai politik bahwa kita bisa melewati dengan baik dan untuk itu komunikasi itu wajib hukumnya. Sehingga kita saling tahu dan saling ada pengertian itu yang pertama” tutupnya.

Pertemuan Nasdem dan Golkar

Pertemuan Partai Golkar dan Nasdem ; Airlangga Hartanto dan Surya Paloh (sumber: Suara.com/Alfian Winanto)

Sebelumnya, Surya Paloh menyampaikan agenda pertemuannya dengan Airlangga untuk membicarakan hal-hal yang baik.


“Nanti kita akan bicara. Saya pikir hal yang baik," kata Surya Paloh.


Pantauan awak suara.com di lokasi, Surya Paloh tiba di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat pada pukul 11.00 WIB. Terlihat Surya Paloh didampingi Sekretaris DPP Partai NasDem, Johnny G Plate dan Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto.


Kedatangan petinggi NasDem itu juga disambut langsung oleh Airlangga dan elite Golkar lainnya.


Airlangga menjelaskan bahwa agenda pertemuan ini merupakan kunjungan lanjutan antara kedua partai politik.

Load More