Tingginya animo masyarakat penikmat steak di Jabodetabek serta tingginya daya beli masyarakat menjadi target Justus Steakhouse dalam melebarkan sayap bisnisnya.
Bertempat di Jalan Alam Sutera Town Centre, Tangerang Selatan restoran yang berasal dari Bandung ini menyasar target market family.
Dengan kehadirannya di Alam Sutera menjadikan Justus kini telah mempunyai 12 outlet, sepuluh diantaranya berada di Bandung dan satu di Cipete, Jakarta Selatan.
"Kami selalu berusaha memberikan nilai kekeluargaan dimana semua konsumen yang datang memiliki memori makan bersama keluarga yang berkesan," ujar Corporate GM Operation - Indra B. hadiputra.
Justus Steakhouse menawarkan aneka sajian steak mulai dari Big Cut Prime Steak, Dry Aged, Prime Steak juga Specialty Steak. Aneka pilihan menu Pan-Seared mulai dari US Prime
Porterhouse 500gr, US Prime Bone In Rib Eye 500gr, New York Cut 250gr, Scotch Fillet 250gr maupun Fillet Mignon 250gr menjadi menu andalan.
"Tidak hanya steak, Justus juga
menghadirkan aneka menu lainnya seperti Western, Asian, Indonesian, pasta, burger, sandwiches, family set, dan masih banyak lagi," tambah Indra.
"Range harga menu makanan yang ditawarkan mulai 35ribu hingga 1,5jutaan," tutupnya.
Berita Terkait
-
Ekspansi Pasar, Justus Steakhouse Buka Outlet ke-12 di Alam Sutera
-
Ajak Cegah Stunting Pakai Foto Daging Steak, Warganet Berbondong-bondong Serang Kemensetneg: Mbok Merakyat!
-
Akun Sekretariat Negara Dicela Warganet, Kampanye Cegah Stunting Tapi Fotonya Steak dan Salad: Masakan Tidak Merakyat!
-
Pilihan Baru Berburu Kuliner Unik Ala Robinson and Dry Bar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat