Baru-baru ini, publik dikejutkan dengan kehadiran seorang ibu muda di Jambi yang melakukan pelecehan seksual terhadap 17 anak di bawah umur. Pelaku diketahui adalah seorang perempuan pemilik rental Play Station (PS) berinisial NT (25).
Ibu muda NT diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap belasan anak di bawah umur, baik laki-laki maupun perempuan. Ditreskrimum Polda Jambi pun telah menetapkan wanita tersebut sebagai tersangka.
Diketahui ada 17 anak korban pelecehan anak di Jambi secara seksual oleh NT sebagai pelaku, dengan rinciannya yakni anak perempuan 6 orang dan anak laki-laki 11 orang.
NT yang juga diketahui telah memiliki buah hati berumur 10 bulan itu, melakukan aksinya terhadap belasan anak-anak tersebut dengan memaksa mereka menonton persetubuhan dengan suaminya dan kemudian menyuruh beberapa anak untuk menyentuh bagian vitalnya.
Akibat tindakan perbuatan tersebut, NT diduga mengidap kelainan seksual eksibisionis dan pedofilia.
Lantas, apa itu eksibisionisme? Simak penjelasannya di bawah ini.
Perilaku Gangguan Eksibisionis
Gangguan eksibisionis adalah kondisi yang ditandai dengan desakan, fantasi seksual, atau tindakan untuk memperlihatkan alat kelamin kepada orang yang tidak diinginkan, terutama orang asing. Orang dengan gangguan eksibisionis ini memiliki preferensi untuk menunjukkan alat kelaminnya kepada korban, dalam hal ini adalah anak-anak, remaja, dewasa, atau keduanya.
Kondisi ini merupakan bentuk gangguan kepribadian karena pelaku tidak malu memperlihatkan alat kelaminnya. Sebaliknya, perasaan heboh justru muncul pada diri pelaku ketika orang lain melihatnya.
Penyebab Munculnya Perilaku Eksibisionis
Baca Juga: La Nyalla Ungkap Visi dan Misi di Hadapan Asprov PSSI: Bangun Sepak Bola Harus dari Daerah
Gangguan eksibisionisme biasanya berkembang pada awal masa dewasa muda. Namun, penyebab pasti gangguan kepribadian ini belum diketahui secara pasti. Hanya diyakini bahwa berbagai faktor yang bisa memicunya, seperti gangguan kepribadian antisosial, penyalahgunaan zat dan gangguan parafilia.
Namun ada juga asumsi yang menyatakan ada hubungan antara gangguan eksibisionis dan pelecehan seksual pada masa kanak-kanak atau hiperseksualitas sebagai faktor risiko berkembangnya gangguan tersebut.
Tetapi, hingga saat ini tidak ada data untuk mendukungnya pembuktiannya teori tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
5 Fakta Kasus Pelecehan Seksual oleh Ibu Muda di Jambi, Belasan Anak Alami Trauma
-
5 Fakta Wanita Tersangka Pencabulan Jambi Ngaku Diperkosa 8 Anak di Rumahnya
-
Ibu Muda Lecehkan 17 Anak di Jambi, KPAI: Pelaku Pelecehan Seksual Tak Terbatas Gender
-
Ibu Muda di Jambi Lecehkan Belasan Anak, Ada yang Disuruh Nonton Hubungan Intim Pelaku dan Suaminya
-
Efek Pelecehan Seksual Terhadap Pria, Talvav Klarifikasi Konten Prank Tempel Payudara
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Tim Produksi Hidden Eye Minta Maaf Usai Salah Pakai Foto Masa Kecil Hyunjin
-
John Herdman Mulai Racik Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026, Thom Haye dan Klok Sudah Gabung TC
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Gelar Akademik 3 WNI Bakal Dicabut?
-
Tidak Terpilihnya Dean Huijsen di Timnas Spanyol Menuai Tanda Tanya
-
Bibir Terlihat Hitam dan Pecah-Pecah? Ini 5 Kesalahan Pakai Lipstik yang Perlu Dihindari
-
FIFA Rilis Markas 48 Peserta Piala Dunia 2026: Inggris dan Argentina Pilih Kansas, Iran di Tijuana
-
Si Doel Janji Cari Dana Demi RT Canggih di Gandaria: Kalau Belum Ada, Kita Pikirin
-
Katanya Mau Damai, AS Kembali Serang Iran Kirim Jet Tempur
-
Menahan Godaan Checkout: Memaknai Rela Berkorban Iduladha di Era Digital
-
Hidemasa Morita Tinggalkan Sporting CP, Dilirik Klub Premier League